
SERAYUNEWS – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang lansia bernama Kardan (78), warga Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, yang diduga hilang di kawasan hutan Kecamatan Pekuncen. Hingga hari kelima pencarian, Kardan belum juga ditemukan, Kamis (15/1/2026).
Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, mengatakan pencarian terus diperluas dengan melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU).
“BASARNAS dan tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 SRU. Pencarian meluas dari radius sebelumnya, berdasarkan kemungkinan area yang dilalui survivor,” ujar Amin.
Ia menjelaskan, pada hari kelima pencarian, SRU-1 melakukan penyisiran dengan radius 3 kilometer, SRU-2 menyisir hingga radius 3,5 kilometer, sementara SRU-3 melakukan pencarian menggunakan UAV Thermal (drone) untuk menjangkau lokasi-lokasi sulit seperti area tebing.
“Dilakukan penyisiran sebanyak dua kali untuk memastikan bahwa area penyisiran benar-benar clear. Dari hasil pencarian hari kelima juga masih nihil, belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari keenam,” katanya.
Tim SAR mengakui menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Vegetasi hutan yang rapat, kontur tebing yang curam, serta hujan yang hampir selalu turun menjelang sore membuat jarak pandang dan mobilitas tim menjadi terbatas.
“Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Hilangnya Kardan bermula pada Sabtu (11/1) sekitar pukul 07.00 WIB, saat survivor pergi ke hutan Desa Karangkemiri untuk mencari kayu bakar. Keesokan harinya, Minggu (12/1) sekitar pukul 10.00 WIB, seorang saksi sempat melihat Kardan di area hutan desa. Namun hingga lebih dari 24 jam, yang bersangkutan tak kunjung kembali ke rumah.
“Pemdes dan warga sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi, dan Pemdes Karangkemiri melaporkan ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas,” katanya.