
SERAYUNEWS – Pemerintah kembali membuka peluang emas bagi siswa-siswi berprestasi dari wilayah afirmasi melalui Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun 2026.
Program ini dirancang untuk memastikan pemerataan akses pendidikan tinggi, terutama bagi putra-putri daerah yang membutuhkan dukungan finansial.
Masa pendaftaran program ini telah berlangsung sejak 27 Februari dan akan ditutup pada 22 Mei 2026.
Mengingat waktu yang terbatas, calon peserta diharapkan segera melengkapi dokumen persyaratan agar tidak melewatkan kesempatan kuliah gratis ini.
Program ini menyasar kelompok prioritas tertentu agar bantuan tepat sasaran. Berikut adalah kategori penerimanya:
Siswa Asli Papua: Mencakup wilayah Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, hingga Papua Barat Daya. Terbuka bagi peserta program ADEM Papua.
Siswa Wilayah Khusus 3T: Berasal dari daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar sesuai ketetapan pemerintah tahun 2026.
Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI): Khusus bagi lulusan sekolah Indonesia di luar negeri (seperti di Malaysia atau Arab Saudi) melalui jalur repatriasi.
Selain kategori penerima, peserta wajib memenuhi persyaratan administratif berikut:
Terdaftar dalam sistem Beasiswa ADik
Melengkapi data:
NIK (Nomor Induk Kependudukan)
NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional)
Lolos seleksi perguruan tinggi, melalui:
SNBP
UTBK-SNBT
Seleksi Mandiri
Mengunggah deskripsi diri tulisan tangan
Melampirkan surat persetujuan orang tua/wali
Tidak menerima beasiswa lain dari APBN
Bersedia menandatangani perjanjian penerima beasiswa
Dari sisi akademik, peserta harus memenuhi standar nilai tertentu. Ketentuan nilai menjadi salah satu indikator utama dalam proses seleksi.
Nilai rata-rata rapor minimal 75
Nilai mata pelajaran sesuai jurusan minimal 75
Penilaian difokuskan pada mata pelajaran utama sesuai jurusan. Hal ini bertujuan memastikan kesiapan peserta dalam mengikuti perkuliahan.
Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui sistem SIM ADik. Bagi siswa yang berada di wilayah dengan akses internet terbatas, pendaftaran dapat difasilitasi oleh sekolah atau Dinas Pendidikan setempat.
Tahapan Seleksi:
Penentuan kuota oleh pemerintah
Pengusulan calon peserta oleh sekolah
Pengajuan berkas melalui Dinas Pendidikan
Pendaftaran melalui sistem SIM ADik
Verifikasi dan validasi data
Seleksi oleh perguruan tinggi
Penetapan penerima beasiswa
Terdapat dua jalur penerimaan dalam program ini, yaitu jalur SNPMB (SNBP dan UTBK-SNBT) serta jalur mandiri ADik. Kedua jalur tersebut memberikan peluang bagi peserta untuk lolos seleksi.
Setiap peserta memiliki kesempatan memilih maksimal dua perguruan tinggi beserta dua program studi. Urutan pilihan menunjukkan prioritas dalam proses seleksi.
Beasiswa ADik memberikan manfaat yang cukup lengkap bagi penerima. Selain biaya kuliah, bantuan biaya hidup menjadi dukungan penting selama masa studi.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah afirmasi. Lulusan penerima beasiswa diharapkan dapat berkontribusi di daerah asal.
Calon pendaftar diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum batas waktu berakhir. Kelengkapan dokumen dan pemahaman syarat menjadi faktor penting dalam proses seleksi.