
SERAYUNEWS – Vinícius Júnior tampil luar biasa dan menjadi mimpi buruk bagi Manchester City saat membawa Real Madrid menang 2-1 di Etihad Stadium, Rabu (18/3/2025) WIB.
Kemenangan ini memastikan Los Blancos melaju ke perempat final Liga Champions UEFA dengan agregat telak 5-1. Hasil tersebut sekaligus mematahkan berbagai prediksi yang sebelumnya meragukan kekuatan Madrid di kandang City.
Alih-alih tertekan, Real Madrid justru menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Situasi semakin menguntungkan setelah kapten City, Bernardo Silva, diganjar kartu merah usai melakukan handball di kotak penalti.
Momentum ini langsung dimanfaatkan dengan maksimal. Vinícius Júnior yang maju sebagai eksekutor sukses menjebol gawang Gianluigi Donnarumma.
Belum puas, Vinícius kembali menunjukkan kualitasnya di masa injury time babak kedua. Ia menerima umpan lambung dari Aurélien Tchouaméni dan melepaskan tembakan terarah yang memastikan kemenangan Madrid.
Sementara itu, satu-satunya gol Manchester City dicetak oleh Erling Haaland di penghujung babak pertama.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Real Madrid bukan sekadar tim biasa. Mereka kembali menunjukkan mental juara di panggung Liga Champions.
Meski demikian, performa Vinícius musim ini sebenarnya tidak segemilang musim sebelumnya. Dari 27 pertandingan La Liga, ia baru mencatatkan 9 gol dan 6 assist. Bandingkan dengan musim 2024/2025, saat ia mengoleksi 11 gol dan 10 assist dari 30 laga.
Namun satu hal yang tak berubah: saat laga besar tiba, Vinícius Júnior selalu muncul sebagai pembeda.
Kini muncul pertanyaan besar: apakah ini awal dominasi baru Vinícius Júnior di Eropa, atau justru puncak performa yang harus ia jaga hingga akhir musim?
Yang jelas, satu malam di Manchester sudah cukup membuktikan bahwa Vinícius terlalu perkasa untuk dihentikan.