
SERAYUNEWS – Aplikasi Telegram yang terus menampilkan status connecting atau bahkan tidak dapat dibuka dapat disebabkan berbagai faktor. Masalah tersebut antara lain berkaitan dengan koneksi internet, cache aplikasi yang menumpuk, versi Telegram yang belum diperbarui, hingga kemungkinan gangguan pada server.
Langkah awal yang dapat dilakukan pengguna adalah memeriksa koneksi internet. Pastikan paket data masih tersedia dan jaringan dalam kondisi stabil. Jika menggunakan data seluler, koneksi dapat dimatikan kemudian dinyalakan kembali. Hal serupa dapat dicoba pada jaringan WiFi.
Pengguna juga dapat mengaktifkan mode pesawat selama beberapa saat sebelum menonaktifkannya kembali dan menghubungkan perangkat ke internet. Cara tersebut dapat dicoba untuk mengatasi gangguan koneksi sementara.
Jika koneksi internet tidak bermasalah, tutup aplikasi Telegram sepenuhnya lalu buka kembali. Apabila masalah masih terjadi, pengguna dapat mencoba membersihkan cache melalui pengaturan aplikasi di ponsel.
Cache yang menumpuk dapat memengaruhi kinerja aplikasi. Karena itu, membersihkan cache menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan ketika Telegram mengalami gangguan saat digunakan.
Pengguna juga perlu memastikan aplikasi Telegram telah diperbarui ke versi terbaru. Pada perangkat Android, pembaruan dapat diperiksa melalui Google Play Store. Sementara pada iPhone, pengguna dapat mengeceknya melalui App Store.
Pembaruan aplikasi dapat membantu memperbaiki sejumlah masalah sekaligus meningkatkan stabilitas aplikasi. Jika Telegram tetap tidak dapat digunakan, pengguna dapat mencoba menghapus data aplikasi atau memasang ulang aplikasi.
Namun, penghapusan data aplikasi membuat pengguna harus melakukan login kembali ke akun Telegram. Karena itu, langkah tersebut sebaiknya dilakukan setelah metode sebelumnya tidak berhasil.
Kemungkinan lain yang perlu diperiksa adalah gangguan pada server Telegram. Jika server mengalami masalah, gangguan layanan dapat dirasakan oleh banyak pengguna secara bersamaan. Dalam kondisi tersebut, pengguna perlu menunggu sampai layanan kembali normal.
Masalah tidak hanya dapat terjadi pada aplikasi Telegram di ponsel. Telegram Web juga dapat mengalami kendala, baik karena koneksi internet maupun masalah pada browser.
Beberapa penyebab yang dapat diperiksa meliputi cache dan cookie browser, penggunaan VPN atau firewall, serta browser yang belum diperbarui.
Pengguna dapat mencoba memuat ulang halaman Telegram Web, membersihkan cache dan cookie, atau membuka layanan melalui mode incognito. Memperbarui browser juga dapat menjadi langkah yang dapat dicoba jika Telegram Web masih mengalami gangguan.
Jika Telegram Web tetap tidak dapat digunakan, Telegram Desktop dapat menjadi alternatif untuk mengakses akun melalui komputer.
Dengan melakukan pengecekan secara bertahap, pengguna dapat mengetahui sumber masalah, apakah berasal dari koneksi internet, perangkat, aplikasi, browser, atau server Telegram. (Devia Sri Nurbito)