
SERAYUNEWS – Persibara Banjarnegara sukses menaklukkan Persik Kendal dengan skor tipis 1-0 pada laga perdana putaran kedua Liga 4 PSSI Jawa Tengah Grup F.
Pertandingan yang digelar di Stadion Soemitro Kolopaking Banjarnegara, Rabu (14/1/2026), berlangsung dengan tensi tinggi dan sempat terhenti pada menit ke-32 akibat protes keras terhadap keputusan wasit.
Sejak menit awal, kedua tim langsung bermain menyerang karena sama-sama membutuhkan kemenangan. Intensitas duel tinggi membuat pelanggaran kerap terjadi di berbagai sektor lapangan.
Memasuki menit ke-20, sejumlah keputusan wasit memicu kontroversi dan dinilai lebih menguntungkan tim tamu.
Ketegangan memuncak pada menit ke-32 saat dua pemain berebut bola lambung, namun wasit justru meniup peluit dan menyatakan terjadi pelanggaran oleh pemain Persibara, meski tidak ada kontak fisik.
Keputusan tersebut memicu protes dari pemain, jajaran pelatih, hingga manajer Persibara.
Sebelumnya, pemain Persik Kendal juga sempat melakukan aksi tidak sportif dengan menendang bola ke arah pemain Persibara yang sedang terjatuh saat pertandingan dihentikan, namun insiden itu tidak mendapat sanksi dari wasit.
Akibat rangkaian protes tersebut, pertandingan terhenti lebih dari 10 menit. Ketidakpuasan terhadap kepemimpinan wasit asal Kota Semarang juga sempat dirasakan kubu Persik Kendal ketika salah satu pemainnya menerima kartu kuning.
Pada masa injury time babak pertama, Persibara sempat menjebol gawang Persik Kendal lewat tendangan bebas keras dan terarah.
Namun wasit menganulir gol tersebut karena bola dianggap mengenai pemain Persibara yang berada dalam posisi offside. Keputusan itu kembali memicu protes dari para pemain.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tetap tinggi. Pelanggaran kembali terjadi dari kedua tim, memaksa wasit mengeluarkan setidaknya delapan kartu kuning sepanjang pertandingan.
Petaka bagi Persik Kendal terjadi pada menit ke-64. Berawal dari tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Persik Kendal, Dea Wahyudin mengirimkan umpan matang yang berhasil dimanfaatkan Bayu Eko untuk menjebol gawang Persik. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Persibara.
Ketegangan kembali muncul jelang akhir laga saat official Persik Kendal memprotes tambahan waktu babak kedua.
Asisten wasit semula menyiapkan tambahan waktu dua menit, namun setelah protes, wasit mengubahnya menjadi empat menit.
Perubahan itu juga diprotes oleh official Persibara dan sempat memicu adu argumen dengan wasit cadangan, meski pertandingan di lapangan tetap berlanjut hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuat persaingan Grup F Liga 4 PSSI Jateng semakin ketat. Pada laga lainnya, Persak Kebumen berhasil mengalahkan Persikama dengan skor telak 4-0.
Dengan hasil tersebut, Persak Kebumen memuncaki klasemen sementara dengan 7 poin, disusul Persik Kendal di posisi kedua dengan 6 poin, Persikama di peringkat ketiga dengan 5 poin, dan Persibara Banjarnegara masih berada di dasar klasemen dengan 4 poin.
Meski demikian, peluang lolos ke putaran berikutnya masih terbuka bagi seluruh tim. Dua laga tersisa di Grup F akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke fase selanjutnya Liga 4 PSSI Jawa Tengah.