
PURBALINGGA, SERAYUNEWS — Pengelola Objek Wisata Lembah Asri (D’Las) yang terletak di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, merilis terobosan anyar berbasis kelestarian lingkungan.
Guna meminimalkan pemakaian kantong plastik sekali pakai, pengelola kini menyiapkan penutup helm khusus dari bahan parasut anti air yang bisa dipakai berulang kali oleh para pelancong pengendara sepeda motor.
Fasilitas proteksi helm tersebut difungsikan untuk menjaga agar helm kendaraan roda dua tetap kering sewaktu cuaca hujan melanda area rekreasi.
Penerapan skema peminjaman dan pengembalian cover helm ini merupakan bagian dari strategi D’las Serang Purbalingga untuk menekan volume timbulan sampah plastik di lingkungan tempat wisata.
Menurut Lilis, salah satu pengelola D’las Serang Purbalingga, penggunaan material parasut yang tahan basah dan tahan lama dinilai jauh lebih hemat serta ekonomis ketimbang kantong plastik biasa.
“Cover helm parasut ini kita pilih karena bisa dipakai jangka panjang sehingga menghemat biaya operasional. Selain itu material ini juga lebih ramah lingkungan dibanding dengan plastik yang berdampak pada kebersihan D’las,” ungkap Lilis.
Mekanismenya, sarung helm parasut ini diserahkan saat wisatawan masuk dan wajib diserahkan kembali ke petugas di gerbang parkir keluar seusai berkunjung, untuk selanjutnya dibersihkan agar siap dipakai oleh tamu berikutnya.
Langkah sederhana yang diterapkan di area parkir motor ini sekaligus menjadi sarana edukasi praktis bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan alam.
Penerapan sarung helm reusable ini sejalan dengan visi D’Las Serang dalam membangun zona sustainable green tourism (pariwisata hijau berkelanjutan).
Sebagai salah satu destinasi favorit di kawasan lereng Gunung Slamet, pihak manajemen berupaya menyelaraskan antara kepuasan fasilitas bagi pengunjung dan perlindungan ekosistem lereng gunung.
Prinsip pariwisata ramah lingkungan ini mengedepankan keseimbangan antara perputaran ekonomi lokal, kenyamanan wisatawan, serta upaya mencegah pencemaran lingkungan sekitar.
Melalui fasilitas pelindung helm berulang ini, manajemen berharap muncul kesadaran bersama dari para pengunjung. Wisatawan diimbau ikut menyukseskan gerakan ini dengan memakai fasilitas secara tertib serta mengembalikannya ke pos pendaftaran parkir setelah selesai berlibur.
Komitmen ini menegaskan langkah D’Las Serang Purbalingga untuk terus mengedepankan prinsip reduce (mengurangi) dan reuse (menggunakan kembali) dalam tata kelola kawasan, sekaligus memperkuat citra destinasi tersebut sebagai objek wisata berwawasan lingkungan di Jawa Tengah.