Selasa, 7 Februari 2023

Terkait Bocornya GOR Indoor Sasana Krida Perwira, Dinporapar Purbalingga: Itu Hasil Pembangunan Tahap Sebelumnya 

GOR Sasana Krida Perwira. (Joko Santoso/Serayunews)

Bocornya Gedung Olahraga (GOR) Indoor Sasana Krida Perwira sebelum diresmikan, mendapatkan tanggapan. Pihak Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporarpar) menuding adanya kesalahan perencanaan dalam konsep pembangunan.


Purbalingga, serayunews.com

“Atap gedung tersebut juga bukan bocor, tapi ada air yang masuk (tampias). Memang ada kesalahan perencanaan. Jadi ketika hujan air masuk dari sisi timur dan barat lengkung atas. Kondisi ini karena atap yang kurang panjang. Ini hasil pembangunan tahap sebelumnya yang ada di tahun sebelumnya,” kata Kabid Kepemudaan dan Olaharaga Dinporapar Purbalingga, Wasis Abadi, ketika dikonfirmasi, Senin (28/11/2022).

Mengenai upaya untuk mengatasi masuknya air ketika hujan, pihaknya masih melakukan konsultasi. Diharapkan secepatnya bisa teratasi. Sehingga, saat peresmian pada Desember mendatang, gedung olahraga tersebut bisa berfungsi optimal.

“Kami masih bahas dengan pelaksanan proyek. Jika memang mau ditutup atap yang terbuka menunggu anggaran di tahun berikutnya,” ujarnya.

Sesuai Spek

Sementara itu pelaksana pembangunan GOR Indoor Sasana Krida Perwira, Sumarto mengatakan pihaknya telah melaksanakan pembangunan  sesuai dengan spek dan gambar dari Dinporapar Purbalingga. Dia membenarkan bahwa atap yang bocor merupakan hasil pengerjaan tahun sebelumnya.

“Itu bukan kami yang mengerjakan. Kami hanya mengerjakan di tahun 2022,” ungkapnya.

Mengenai adanya anggapan lampu penerangan di lapangan yang ada di GOR Indoor tersebut kurang terang, dia menjelaskan bahwa penerangan menggunakan daya listrik sebesar 3240 watt.

“Luas lapangan 55 meter x 24 meter. Mengenai penggunaan lampu neon, itu memang sesuai dengan spek dari Dinporapar,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, atap GOR Indoor Sasana Krida Perwira yang ada di kompleks Stadion Goentoer Darjono bocor saat hujan. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan mengganggu pelaksanaan kegiatan olahraga di sana. Rencananya peresmian sarana olahraga tersebut pada Desember mendatang.

Pembangunan GOR Indoor mulai pada Mei 2019. Gedung tersebut memiliki sarana lapangan bulu tangkis. Selain itu juga bisa untuk lapangan bola basket, sepak takraw, bola volley, dan bela diri. Gedung berkapasitas 2000 orang penonton tersebut pembangunannya dibiayai oleh anggaran APBD Kabupaten dengan metode multi years. Pembangunan secara keseluruhan membutuhkan anggaran Rp10,6 miliar.

Kepala Dinporapar Purbalingga Prayitno menjelaskan pembangunan tahap ketiga pada tahun 2022. Pemkab Purbalingga menargetkan pembangunan akan selesai akhir tahun 2022, sehingga GOR tersebut bisa berfungsi.

“Kami akan kawal pembangunan sehingga sesuai dengan kualitas yang kita harapkan,” imbuhnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini