
Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara dr Amalia Desiana mengatakan, dua keluarga tersebut saat ini masih tinggal di hunian sementara yang ada di sebelah Balai Desa Kertosari. Bahkan saat ini kondisi mereka sudah memprihatinkan.
“Rekonstruksi rumah mereka masih dalam proses pengerjaan, meski mereka sudah mulai menjalani hidup normal, hanya saja secara psikologi masih perlu pendampingan, sehingga kami bersama dengan tim BPBD melakukan pendampingan terhadap mereka,” katanya.
Menurutnya, secara kehidupan sosial ekonomi, warga korban gempa ini sudah dapat berjalan dengan baik dan tidak ada konflik sosial. Hanya saja mereka masih mengalami trauma akibat kejadian yang merusak puluhan rumah dan fasilitas umum di sejumlah Desa di Kecamatan Kalibeing tahun 2018 lalu.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan pendampingan secara berkala, sehingga mereka merasa lebih tenang sembari menunggu selesai pembangunan infrastruktur rumah mereka. Kami juga berharap pembangunan dapat segera terselesaikan, sebab sebagian besar korban gempa Kalibeing sudah kembali ke rumah, dan hanya menyisakan dua keluarga yang masih tinggal di hunian sementara,” ujarnya. (oel)