Jumat, 12 Agustus 2022

Waduh, Lima Karyawan Toko di Wanareja Cilacap Gelapkan Barang Seharga Rp 500 Juta

Para tersangka penggelapan barang toko di Mapolres Cilacap (Ulul Azmi)

Lima orang karyawan yang bekerja di salah satu toko di Wanareja Cilacap gelapkan barang seharga Rp500 juta. Aksiya itu terbongkar usai kepala toko curiga dengan selisih stok barang dan penjualan. Kini para terduga pelaku terancam lima tahun penjara.


Cilacap, serayunews.com

Unit Reskrim Polsek Wanareja Polres Cilacap berhasil mengamankan lima pria tersangka  karyawan toko berinisial S, ASP, T, DW, dan DT.

Sementara, Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo mengatakan, kasus penggelapan barang toko terungkap setelah korban (pemilik toko) mendapat laporan. Laporan dari kepala toko yang curiga ada selisih yang signifikan antar barang di gudang, stok toko, dan penjualan.

Baca juga  Polresta Banyumas, Kejar Pelaku Pencurian Kambing dengan Modus Disembelih di Kandang

“Dari pengecekan tersebut, terdapat selisih atau kerugian kurang lebih lima ratus juta rupiah dari tahun 2021 sampai dengan tanggal 31 Mei 2022. Atas peristiwa tersebut, korban melapor ke Polsek Wanareja,” ujar Wakapolres.

Wakapolres menambahkan, dari hasil pemeriksan saksi-saksi dan rekaman CCTV toko serta hasil penyelidikan di lapangan ada bahan keterangan. Dari bahan keterangan itu terungkap tersangka sering menjual barang toko, pada saat ada pengiriman ke toko cabang.

“Atas perihal tersebut pada hari Selasa tanggal 7 Juni polisi mengamankan para tersangka. Dari hasil keterangan para tersangka bahwa sejak bulan Juni 2021 saling bekerja sama untuk mengeluarkan barang dari gudang toko. Kemudian menjual barang barang tersebut dan hasilnya dibagi rata,” tambahnya.

Baca juga  Fakta Baru! Cilacap Ternyata Baru Gabung RI Tahun 1950
Polisi saat menunjukkan barang bukti uang puluhan juta rupiah (Ulul Azmi).

Sementara, selain amankan para tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor ninja dan uang tunai Rp44,5 juta.

Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, para tersangka kena pasal 374 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

Berita Terkait

Berita Terkini