
SERAYUNEWS- Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Waduk Wadaslintang, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, pada hari ketiga pencarian, Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Wonosobo), Sumekto Kustanto, menyampaikan bahwa operasi pencarian melibatkan berbagai unsur dan berlangsung intensif sejak laporan awal diterima pada Senin malam.
Berdasarkan laporan yang masuk, P
peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 12 Januari 2025, sekitar pukul 21.30 WIB. Korban diketahui bernama Agus Waluyo (36), warga Dusun Juru Tengah, Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo.
Menurut keterangan tim di lapangan, korban saat itu sedang mengambil dorongan ikan di keramba. Ketika hendak melepas ikatan perahu, angin kencang menyeret perahu hingga hanyut.
Korban kemudian berusaha mengejar perahu dengan berenang, namun tidak mampu melawan arus air yang deras. Akibat kelelahan, korban akhirnya tenggelam di perairan waduk.
Sumekto Kustanto menjelaskan, Tim SAR Gabungan langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dan pencarian sejak hari pertama.
“Tim melakukan penyisiran menggunakan dua perahu LCR dari titik lokasi kejadian dengan radius sekitar 400 meter, serta penyelaman sejauh 30 meter dari titik awal,” jelas Sumekto.
Pada hari pertama dan kedua, hasil pencarian masih nihil. Tim bahkan melanjutkan penyisiran malam hari hingga pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga, saat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Selama operasi berlangsung, pihak keluarga korban turut serta membantu proses pencarian bersama tim SAR dan warga sekitar. Kehadiran keluarga menjadi bagian dari upaya kemanusiaan dan koordinasi lapangan.
– Nama: Agus Waluyo
– Usia: 36 tahun
– Alamat: Dusun Juru Tengah RT 08/RW 02, Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo
– Status Korban:
– Dalam Pencarian (DP): 1 orang
Korban berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi SAR
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan berbagai unsur, di antaranya:
– BASARNAS Wonosobo
– BPBD Wonosobo
– Dinas Perhubungan Wonosobo
– Pemerintah Kecamatan Wadaslintang
– Polsek dan Koramil Wadaslintang
– SAR Kecamatan Wadaslintang
– TAGANA, BAGANA, dan BAGUNA
– Baznas dan RPB Wadaslintang
– Pemerintah Desa Erorejo
– Paguyuban Kepala Desa Wadaslintang
– Keluarga korban dan warga sekitar
Untuk mendukung operasi, tim SAR menggunakan berbagai alat utama (alut), antara lain:
– Rescue Car tipe 2
– Peralatan selam lengkap
– Aqua Eye (alat pendeteksi bawah air)
– Peralatan SAR air
– Perangkat komunikasi lapangan
BPBD Wonosobo mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama di waduk dan danau yang rawan angin kencang serta arus tidak terduga.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengingatkan warga agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan menggunakan alat pengaman,” tegas Sumekto Kustanto.