Senin, 18 Oktober 2021

Bantu Pasien Covid-19 dengan “Dapur Umum Untukmu Purbalinggaku”

Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Purbalingga (Ikaga) angkatan 93 menginisiasi membuka dapur umum dan menyedialan makanan bagi pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. (dok istimewa)

Solidaritas kelompok masyarakat di tengah pandemi Covid-19 mulai bermunculan. Di Kabupaten Purbalingga, Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Purbalingga (Ikaga) angkatan 93 menginisiasi membuka dapur umum. Mereka menyediakan makanan bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.


Purbalingga, serayunews.com

“Kami mendapatkan data di lapangan bahwa warga yang menjalani isoman belum semuanya terjamin kebutuhan makan sehari-harinya. Ini sangat memprihatinkan. Makanya kami mencoba mengambil inisiatif dengan mendirikan dapur umum,” kata Ketua Ikaga tahun 1993 R Budi Setiawan, Sabtu (10/7/2021).

Disampaikan dapur umum tersebut diberi nama “Dapur Umum Untukmu Purbalinggaku”. Lokasinya ada di Cempulek Warung Sawah. Pihaknya sudah menggalang donasi untuk mencukupi kebutuhan makan bagi warga yang menjalani isoman mulai Sabtu (10/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021). Sedikitnya pihaknya akan menyiapkan sebanyak 550 nas box bagi warga yang menjalani isoman.

“Selain memberikan makanan, kami juga memberikan vitamin. Karena banyak warga yang isoman tidak minum vitamin,” terangnya.

Budi menyampaikan pihaknya membuka pintu bagi pihak-pihak yang ingin ikut memberikan donasi. Baik dalam bentuk uang atau bahan makanan serta vitamin. Pihaknya juga membutuhkan tenaga relawan untuk mengirimkan makanan kepada warga yang menjalani isoman.

“Termasuk kami membutuhkan data yang warga yang isoman tapi belum tercukupi kebutuhan makanan dan vitaminnya. Kami siap memberikan bantuan,” katanya lagi.

Budi menyampaikan pihaknya optimistis apa yang dilakukan ini akan mendapatkan dukungan berbagai pihak. Menurutnya ini akan menjadi bola salju bagi kelompok masyarakat lain untuk bergerak serupa.

“Sudah banyak yang menyatakan siap memberikan bantuan tenaga maupun donasi. Insyaallah akan semakin banyak nasi box yang terkirim setiap harinya,” imbuhnya optimis.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga hingga akhir pekan ini tercatat terdapat sekitar 2000 warga penderita Covid-19 yang menjalani isoman di rumah. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) meminta agar program Jogo Tonggo terus digiatkan, salah satunya untuk membantu warga pasien Covid-19 yang sedang menjani isoman.

Baca juga Rumah Lantai 2 di Kelurahan Cilacap Terbakar Saat Ditinggal Beli Gorengan

Berita Terkait

Berita Terkini