
SERAYUNEWS- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) resmi mengumumkan hasil seleksi Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADiK) Tahun 2026.
Pengumuman ini menjadi kabar yang paling dinantikan oleh ribuan calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang telah mengikuti proses seleksi nasional selama beberapa bulan terakhir.
Melalui pengumuman bernomor 1093/PPAPT.1.3/ADiK/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, pemerintah menetapkan daftar mahasiswa yang dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa ADiK Tahun 2026.
Peserta dapat langsung mengecek status kelulusan mereka secara online menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) atau nomor pendaftaran.
Pengumuman tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi para penerima beasiswa yang akan melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta yang menjadi mitra pelaksana program ADiK.
Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADiK) merupakan program bantuan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa dari kelompok sasaran tertentu agar memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Melalui program ini, pemerintah berupaya mengurangi kesenjangan akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah Indonesia.
Dalam pengumuman resmi bernomor 1093/PPAPT.1.3/ADiK/VI/2026, PPAPT menyampaikan bahwa hasil seleksi telah ditetapkan bersama perguruan tinggi pelaksana dan dapat diakses oleh seluruh peserta.
Sejak diumumkan, media sosial PPAPT dan Kemendiktisaintek dipenuhi ucapan selamat dari berbagai pihak. Banyak calon mahasiswa mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil lolos dalam program yang selama ini menjadi salah satu jalur bantuan pendidikan paling bergengsi bagi kelompok sasaran afirmasi.
Program ADiK sendiri merupakan kebijakan afirmatif pemerintah yang bertujuan memberikan kesempatan pendidikan tinggi kepada peserta didik dari wilayah khusus, daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), serta kelompok masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
Bagi para penerima, keberhasilan ini bukan sekadar lolos seleksi administrasi dan akademik, tetapi juga menjadi pintu masuk menuju masa depan yang lebih baik melalui pendidikan tinggi.
“Keberhasilan ini bukan hanya tentang pengumuman hari ini, melainkan tentang perjalanan panjang ke depan. Gunakan kesempatan emas ini untuk terus belajar, berinovasi, dan menjadi pemimpin masa depan bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam unggahan resmi PPAPT.
Peserta yang mengikuti seleksi dapat mengecek hasil pengumuman secara mandiri melalui laman resmi Beasiswa ADiK.
· Langkah-langkah cek hasil Beasiswa ADiK 2026:
· Kunjungi laman resmi ADiK.
· Masukkan NISN atau nomor pendaftaran.
· Klik tombol pencarian.
· Sistem akan menampilkan status kelulusan peserta.
Link cek hasil seleksi:
https://adik.kemdiktisaintek.go.id/
Pemerintah juga mengingatkan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya.
Dalam pengumuman dan unggahan resminya, PPAPT menegaskan bahwa proses seleksi Beasiswa ADiK Tahun 2026 berlangsung secara gratis tanpa pungutan apa pun.
Karena itu, peserta diimbau berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia atau instansi pemerintah dengan menawarkan bantuan kelulusan, percepatan verifikasi, maupun janji penerimaan beasiswa dengan imbalan tertentu.
Kemendiktisaintek meminta peserta hanya mengakses informasi melalui kanal resmi pemerintah dan perguruan tinggi pelaksana.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa ADiK 2026, ada beberapa tahapan penting yang harus segera dilakukan agar status penerimaan tetap berlaku.
1. Registrasi Ulang di Perguruan Tinggi
Penerima beasiswa wajib melakukan registrasi ulang sesuai jadwal yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi. Setiap kampus memiliki mekanisme dan batas waktu berbeda sehingga mahasiswa diminta aktif memantau informasi resmi dari kampus tujuan.
2. Menyiapkan Dokumen Verifikasi
Perguruan tinggi pelaksana akan melakukan verifikasi lanjutan terhadap mahasiswa penerima beasiswa. Oleh karena itu, seluruh dokumen pendukung harus disiapkan dengan baik.
3. Mengikuti Layanan Registrasi Khusus
Dalam surat pengumuman, PPAPT meminta perguruan tinggi menyediakan layanan registrasi khusus bagi penerima Beasiswa ADiK Tahun 2026 untuk mempermudah proses administrasi.
Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota maupun Atase Pendidikan dan Kebudayaan juga diminta membantu menyampaikan informasi kepada para penerima agar segera melakukan registrasi.
Di tengah berbagai dinamika bantuan pendidikan tinggi, program Beasiswa ADiK tetap menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan afirmasi.
Melalui program ini, ribuan mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah asalnya.
Bagi peserta yang berhasil lolos, pengumuman ini menjadi langkah awal menuju perjalanan akademik yang lebih panjang. Sementara bagi yang belum berhasil, peluang mendapatkan bantuan pendidikan lain masih terbuka melalui berbagai program pemerintah maupun lembaga penyedia beasiswa.