Minggu, 19 September 2021

Begini Kisah Warga Jadi Saksi Sejarah Penerbangan Perdana Bandara JBS Purbalingga

Isa Abdilah (32), calon penumpang pada penerbangan perdana sejak dioperasionalkan Bandara JBS, saat menunggu jam penerbangan ke Jakarta, Kamis (03/06/2021). (Amin Wahyudi)

Masyarakat sangat antusias terhadap keberadaan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga. Terlebih bagi para penumpang pada penerbangan perdana. Hal itu menjadi suatu kebanggan bisa menjadi saksi sejarah. Terlebih, para penumpang disaksikan langsung oleh Bupati Purbalingga dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng).


Purbalingga, serayunews.com

Isa Abdilah (32) warga Banjarnegara sengaja datang dua jam lebih awal dari jadwal penerbangan. Dia ingin memastikan segala kesiapan, dan menyaksikan suasana dimulainya operasional bandara JBS.

“Jadwal penerbangan jam 11.10, saya datang jam 09.00, karena ini penerbangan pertama Bandara Soedirman, ingin tahu kaya apa, persiapan dulu berangkat lebih awal,” kata Isa.

Isa hendak melakukan perjalanan ke Pangkalpinang, tempat dia bekerja. Menggunakan transportasi udara ini, dia akan transit dahulu di Bandara Halim Perdana Kusuma. Menuju Jakarta, biasanya dia menggunakan transportasi darat, baik busa maupun travel.

Biaya yang dikeluarkan tak sampai Rp 200 ribu, namun konsekuensinya waktu yang ditempuh lebih dari lima jam perjalanan. Meski saat ini harus merogoh kocek lebih dalam, namun tak menjadi soal baginya.

“Alhamdulillah karena saya booking agak lama, dapat harga tiket Rp 470 ribu kalau sekarang harganya Rp 500 – Rp 600 ribu. Kalau naik bus ke Jakarta memang cuman Rp 110 ribu. Tapi tidak masalah merogoh kocek lebih mahal naik pesawat karena Purbalingga ke Jakarta cuma satu jam,” kata dia.

Penumpang lainnya, Linto,41, warga Purbalingga. Bersama istri dan anaknya yang masih kecil, Linto begitu senang saat melihat pesawat yang akan dinaikinya ke Jakarta telah mendarat.

“Saya mau ke Jakarta, ini baru pertama naik pesawat dari Purbalingga ke Jakarta. Biasanya naik kereta, travel atau bus. Susah sekali, lama waktunya,” kata dia.

Namun kerepotan itu kini sudah teratasi. Dengan adanya bandara di daerahnya, ia lebih mudah bepergian ke Jakarta dan sekitarnya.

“Bangga sekali Purbalingga punya bandara sebagus ini. Sekarang mau kemana-mana jadi gampang, waktunya lebih singkat dan cepat. Harapannya nanti lebih banyak maskapainya, tidak hanya satu,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga resmi diresmikan sebagai bandara komersial pada Selasa (01/06/2021). Hari ini, penerbangan komersil perdana berhasil dilakukan dengan selamat.

Maskapai yang siap melakukan penerbangan adalah Citilink. Perjalanan yang dilayani adalah Bandara Juanda Surabaya-Purbalingga-Halim Perdanakusuma Jakarta. Jadwal penerbangan dilayani seminggu dua kali, yakni Kamis dan Sabtu.

Baca juga Perkenalkan Bandara JBS, Purbalingga Diminta Buat Paket Wisata 

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini