SERAYUNEWS – Penggunaan e-meterai sebagai pengganti materai fisik semakin populer, terutama untuk keperluan administrasi seperti pendaftaran CPNS 2024.
E-meterai menawarkan solusi yang lebih praktis dan efisien. Namun, seiring meningkatnya popularitas, muncul pula risiko penggunaan e-meterai palsu.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami cara memverifikasi keaslian e-meterai dan mengetahui apakah e-meterai bisa di-scan.
Apa Itu e-Meterai?
E-meterai adalah materai elektronik yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk dokumen elektronik. Fungsinya sama seperti materai fisik, yakni sebagai alat pembayaran pajak atas dokumen tertentu.
E-meterai ini diterbitkan oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dan dilengkapi dengan kode unik serta tanda tangan digital yang menjamin keasliannya.
Apakah e-Meterai Dapat Di-scan?
Ya, e-meterai dapat di-scan. Karena berbentuk dokumen digital yang umumnya digunakan pada file elektronik seperti PDF, Anda bisa memindai e-meterai jika perlu mencetaknya.
Namun, peran utama e-meterai adalah sebagai bukti elektronik dalam dokumen digital.
Oleh sebab itu, mencetak dan memindainya biasanya tidak diperlukan kecuali ada kebutuhan khusus yang mengharuskan versi fisik.
Penting untuk diingat, e-meterai yang sudah di-scan atau dicetak tetap harus diverifikasi keasliannya melalui tanda tangan digital atau kode unik, terutama jika digunakan dalam dokumen yang dikirim secara digital.
Cara Cek Keaslian e-Meterai
1. Periksa Kode Unik
Setiap e-meterai memiliki kode unik yang berfungsi sebagai identitas. Anda bisa mengecek kode ini di situs resmi penyedia e-meterai, seperti Peruri.
2. Gunakan Aplikasi atau Situs Resmi Peruri
Peruri menyediakan aplikasi dan situs resmi untuk memverifikasi e-meterai. Berikut langkah-langkahnya:
Kunjungi situs resmi Peruri di https://e-meterai.co.id
Masukkan kode unik e-meterai di kolom yang tersedia.
Situs atau aplikasi akan memberikan hasil verifikasi apakah e-meterai tersebut asli atau palsu.
3. Periksa Tanda Tangan Digital
E-meterai dilengkapi dengan tanda tangan digital yang dihasilkan oleh sistem resmi Peruri.
Anda bisa memeriksa tanda tangan ini menggunakan perangkat lunak seperti Adobe Acrobat untuk dokumen PDF, yang mendukung verifikasi tanda tangan digital.
4. Perhatikan Detail Visual
Meskipun e-meterai berbentuk digital, Anda tetap dapat memeriksa detail visual seperti logo, warna, dan format.
E-meterai palsu biasanya memiliki tampilan yang tidak sempurna, seperti gambar berkualitas rendah atau format yang tidak sesuai.
Itulah beberapa cara untuk memverifikasi keaslian e-meterai. Dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat lebih mudah memastikan e-meterai yang Anda gunakan asli dan sah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.***