
SERAYUNEWS- Pemerintah Indonesia terus memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran.
Salah satu langkah strategis yang kini diterapkan adalah penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama penerima bantuan.
Melalui sistem ini, masyarakat dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dikenal dengan istilah desil. Tak heran, belakangan ini banyak warga mencari tahu cara menurunkan desil agar peluang mendapatkan bansos semakin besar.
Lantas, bagaimana cara mengubah desil DTSEN di tahun 2026? Melansir berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya mengenai cara ubah Desil Bansos 2026, panduan lengkap dan terbaru agar lolos verifikasi DTSEN:
Desil merupakan metode pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Dalam sistem DTSEN, seluruh penduduk Indonesia dibagi ke dalam 10 kelompok (desil):
· Desil 1: Kategori paling miskin, prioritas utama bansos
· Desil 2–4: Berpeluang besar menerima bantuan seperti PKH dan BPNT
· Desil 1–5: Berhak atas bantuan kesehatan seperti PBI-JK (BPJS gratis)
· Desil 6–10: Dianggap lebih mampu, peluang bansos lebih kecil
Penilaian desil tidak dilakukan sembarangan. Pemerintah mempertimbangkan sejumlah indikator penting, antara lain:
· Kepemilikan aset
· Kondisi tempat tinggal
· Tingkat pendidikan
· Jenis pekerjaan
· Jumlah anggota keluarga
Semakin rendah kondisi ekonomi suatu keluarga, maka semakin kecil angka desilnya.
Istilah “menurunkan desil” kini ramai dibicarakan masyarakat. Pada dasarnya, ini adalah upaya memperbarui data agar sesuai dengan kondisi ekonomi terkini.
Namun perlu dipahami, perubahan desil tidak selalu turun. Data yang diajukan bisa:
· Turun (jika kondisi ekonomi memburuk)
· Tetap
· Bahkan naik (jika dinilai lebih sejahtera)
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan melalui verifikasi ketat agar bansos benar-benar diterima oleh yang berhak.
Sebelum mengajukan perubahan data DTSEN, masyarakat wajib menyiapkan dokumen pendukung agar proses verifikasi berjalan lancar.
· Dokumen yang Harus Disiapkan
· Foto KTP sesuai data terbaru
· Foto Kartu Keluarga (KK)
· Foto kondisi rumah (depan dan bagian dalam)
· Keterangan status rumah (milik sendiri, kontrak, atau menumpang)
Petugas akan menilai secara detail kondisi rumah, seperti:
· Jenis lantai dan dinding
· Kepadatan ruang
· Fasilitas dasar
· Validasi Data Dukcapil
Selain dokumen fisik, data kependudukan juga harus valid:
· Alamat sesuai KK
· NIK seluruh anggota keluarga aktif
· Jumlah anggota keluarga akurat
Kesalahan data sekecil apa pun bisa memengaruhi hasil penilaian desil.
Masyarakat kini bisa mengajukan perubahan desil dengan mudah melalui Aplikasi Cek Bansos yang tersedia di smartphone.
Langkah-langkah Pengajuan Online:
1. Unduh aplikasi melalui Play Store atau App Store
2. Buat akun menggunakan NIK dan data KK
3. Login ke aplikasi
4. Pilih menu “Usul Sanggah”
5. Klik “Tambah Usulan”
6. Isi formulir kondisi ekonomi secara jujur
7. Unggah dokumen (KTP, KK, foto rumah, dan swafoto dengan KTP)
8. Kirim pengajuan
Setelah pengajuan masuk, proses berikutnya meliputi:
· Verifikasi administrasi
· Survei lapangan oleh pendamping sosial
· Validasi data
Masyarakat bisa memantau perkembangan pengajuan langsung melalui aplikasi.
Bagi warga yang tidak memiliki akses internet, pengajuan juga dapat dilakukan secara langsung.
Tahapan Pengajuan Offline:
1. Datangi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial
2. Sampaikan permohonan perubahan data DTSEN
3. Serahkan dokumen pendukung (KTP, KK, SKTM jika ada)
4. Data dimasukkan ke sistem SIKS-NG
5. Petugas melakukan survei lapangan
6. Data dibahas dalam musyawarah desa/kelurahan
7. Hasil dikirim ke Badan Pusat Statistik (BPS)
Metode ini dinilai lebih aman bagi masyarakat yang ingin memastikan prosedur berjalan sesuai aturan.
Setelah pengajuan dilakukan, data tidak langsung disetujui. Ada beberapa tahapan penting:
· Survei Lapangan: Petugas mengecek kondisi nyata
· Musyawarah Desa/Kelurahan: Validasi bersama aparat setempat
· Pemeringkatan oleh BPS: Penentuan akhir desil
Perlu diketahui, pemeringkatan biasanya dilakukan secara berkala, sehingga masyarakat diminta bersabar menunggu hasil.
Perubahan desil DTSEN merupakan langkah penting untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Namun, proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan.
Masyarakat harus:
· Menyampaikan data secara jujur
· Melengkapi dokumen pendukung
· Siap diverifikasi langsung di lapangan
Jika kondisi ekonomi memang sesuai kriteria, peluang untuk masuk kategori penerima bansos akan semakin besar.