Jumat, 24 September 2021

Desa Wisata di Banyumas Diminta Berbenah, Ada Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Desa Wisata Indonesia 2021, pariwisata banyumas, wisata banyumas, serayunews, serayu news, berita terkini, berita hari ini, banyumas
Kepala Dinporabupar Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani. (dok istimewa)

Di tengah terpuruknya sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Para pengelola desa wisata diharapkan meningkatkan kreativitas untuk mendongkrak kunjungan wisata. Untuk itu, desa wisata di Banyumas pun diminta berbenah, tingkatkan pelayanan, dan promosi lebih kreatif.


Purwokerto, serayunews.com

Sebagaimana diketahui, selama pandemi berlangsung, tempat wisata kerap ditutup dan dilarang beroperasi, akibatnya kunjungan wisata jauh menurun. Bahkan dalam beberapa kurun waktu, sempat kosong. Sehingga dibutuhkan kreativitas dari para pengelola wisata, untuk kembali mempromosikan wisata.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, ajang anugerah desa wisata merupakan upaya untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata yang sudah lama terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Minggu lalu sudah dilakukan pengarahan secara virtual langsung oleh beliau Bapak Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jadi melalui ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini, diharapkan para pengelola wisata kembali bersemangat untuk melakukan terobosan-terobosan guna meningkatkan kunjungan wisata,” jelasnya, Minggu (25/7).

Anugerah Desa Wisata 2021, lanjutnya, dilaksanakan dalam rangka mendorong dan memberikan stimulus terhadap desa wisata supaya menjadi destinasi wisata yang berkualitas. Sehingga keberadaan desa wisata di daerah, bisa memberikan menyebarkan efek secara luas untuk perkembangan pariwisata.

“Tema yang diambil dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini adalah ‘Indonesia Bangkit’, diharapkan sektor pariwisata juga kembali bangkit setelah nanti diperbolehkan beroperasi,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan serta penilaian anugerah dimulai sejak 30 April lalu hingga tanggal 7 Desember mendatang. Terkait hal tersebut, Dinporabudpar Kabupaten Banyumas sudah menyampaikan kepada para pengelola desa wisata untuk mulai melakukan pembenahan dan peningkatan pelayanan serta melakukan promosi secara lebih kreatif.

Berita Terkait

Berita Terkini