Jumat, 12 Agustus 2022

Diduga Frustasi, Warga Mertasinga Nekad Gantung Diri

CILACAP,SERAYUNEWS.COM-Warga jalan Munggur Timur Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara, Jumat (28/7/2017) pagi geger. Rumah milik Sukirman, dikerumuni sejumlah warga. Sementara suara tangisan terus terdengar dari dalam rumah tersebut.

Meski Sukirman masih dalam posisi tergantung, Watiyah yang menangis histeris tetap merangkul tubuh suaminya yang sudah tak bernyawa. Lelaki berusia 42 tahun itu nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tak berselang lama, polisi dari Kepolisian Sektor Cilacap Utara datang ke lokasi kejadian.

Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto melalui Kapolsek Cilacap Utara, AKP I Made Artana mengatakan, peristiwa bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat meminta untuk dibuatkan kopi oleh Watiyah (40). Setelah dibuatkan, Watiyah kemudian memanggil korban. Pada saat bersamaan, ada orang yang akan membeli material. Setelah malayani pembeli, Watiyah kembali mencari Sukirman.

Baca juga  Puting Beliung Terjang Banjarnegara, Sejumlah Kios di Pasar Darurat Rusak Parah

“Watiyah sempat mencari cari korban tetapi tidak ketemu. Kemudian Watiyah mencari di kamar belakang, tapi ternyata pintu kamar dalam kondisi terkunci,” jelasnya.

Curiga dengan pintu yang terkunci, Watiyah kemudian mengintip melalui jendela kamar. Watiyah kaget begitu mendapati korban dalam posisi menggatung dengan selendang.
Dia kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Sejumlah warga kemudian datang dan mendobrak pintu kamar. Mapolsek Cilacap Utara yang mendapat laporan kejadian tersebut kemudian menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Saya beserta anggota dan Dokter dari Puskesmas setempat langsung mendatangi TKP,” ujarnya.

Baca juga  Disembelih dan Jeroan Ditinggal di Kandang, 11 Ekor Kambing di Cikidang Banyumas Disikat Maling

Lebi lanjut dijelaskan, berdasarkan keterangan dan olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Menurut keterangan para saksi dan keluarga, korban diduga mengalami frustasi terkait masalah ekonomi. Keluarga tidak menghendaki dilakukan otopsi lebih lanjut. Sehingga, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga setelah dilakukan visum.

“Kami sudah membuat berita acara kepada keluarga untuk tidak dilakukan otopsi lebih lanjut. Korban bunuh diri menggunakan selendang yang digantungkan ke kayu balok atap,” ungkapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini