Rabu, 5 Oktober 2022

DPC Gerindra Banyumas Juga Polisikan Edy Mulyadi 

Tak terima ketua umumnya menjadi bahan ejekan serta penyebaran ujaran kebencian, DPC Partai Gerindra Banyumas melaporkan Edy Mulyadi ke Polresta Banyumas, Selasa (26/1/2022). Perlawanan dari para kader Partai Gerindra ini dilakukan serentak, oleh seluruh DPC-DPC. Sebelumnya Gerindra Purbalingga juga sudah melaporkan Edy ke Polres Purbalingga.


Purwokerto, Serayunews.com

Wakil Ketua Bidang Hukum DPC Partai Gerindra Banyumas, Junianto mengatakan, ucapan Edy Mulyadi yang disampaikan melalui kanal Youtube Bang Edy, sangat mencederai kader Partai Gerindra. Edy menyebut sang ketua umum Gerindra sebagai ‘macan yang menjadi meong’ serta dituduh tidak bisa menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan RI dengan baik.

“Yang disampaikan Edy Mulyadi dalam channel Youtube yang berjudul ‘Bau Busuk Oligarki dan Ancaman Atas Kedaulatan di Balik Pindah Ibu Kota’, sangat tidak pantas dan menyinggung harga diri Gerindra. Khususnya pada menit ke-19 detik ke-53 sampai dengan menit ke-20 detik ke-9,” jelas Junianto saat datang ke Polresta Banyumas, dengan didampingi beberapa pengurus DPC.

Awalnya jajaran pengurus DPC Gerindra ini hendak menemui Kapolresta langsung, untuk menyampaikan aspirasi. Hanya saja, pada saat bersamaan Kapolresta sedang tidak berada di tempat, sehingga mereka hanya melakukan pelaporan saja.

Laporan dari DPC Partai Gerindra Banyumas ini di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) diterima oleh Bripka Meilana, selaku petugas SPKT.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra, Budiyono menyampaikan, apa yang disampaikan Edy Mulyadi sangat tendensius, sehingga kader partai Gerindra di seluruh Indonesia tergerak untuk melakukan perlawanan.

“Memang ada intruksi dari pusat untuk melakukan pelaporan secara serentak, namun sebenarnya kita di daerah juga sudah tersulut dan berinisiatif untuk melakukan perlawanan melalui jalur hukum,” tuturnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini