
SERAYUNEWS- Menjelang momen Hari Raya Idul Adha 2026, masyarakat mulai berburu informasi terkait harga sapi kurban.
Tren kenaikan harga pakan ternak, distribusi logistik, serta meningkatnya permintaan menjelang hari raya membuat harga hewan kurban tahun ini menjadi sorotan.
Sejumlah peternak dan lembaga penyalur kurban memperkirakan harga sapi kurban 2026 mengalami penyesuaian dibanding tahun sebelumnya.
Namun, opsi patungan masih menjadi solusi agar masyarakat tetap bisa berkurban dengan biaya lebih terjangkau. Melansir berbagai sumber, berikut Serayunews sajikan ulasan selengkapnya:
Kenaikan harga sapi kurban umumnya dipicu oleh meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha. Selain itu, biaya produksi seperti pakan ternak dan perawatan juga ikut memengaruhi harga jual.
Pengawasan kesehatan hewan juga semakin ketat di bawah koordinasi Kementerian Pertanian Republik Indonesia, sehingga sapi yang memiliki sertifikat kesehatan cenderung memiliki harga lebih tinggi namun terjamin kualitasnya.
Berdasarkan data dari berbagai peternak dan pelaku usaha, berikut estimasi harga sapi kurban tahun 2026:
Sapi Simental/Limosin
Dewasa: Rp14.000.000 – Rp21.500.000
Umur 1 tahun: Rp10.000.000 – Rp16.000.000
Umur 3–5 bulan: Rp6.000.000 – Rp11.500.000
Sapi Lokal (Putih)
Dewasa: Rp12.500.000 – Rp24.000.000
Umur 1 tahun: Rp8.000.000 – Rp15.500.000
Umur 3–5 bulan: Rp5.500.000 – Rp6.500.000
Sapi Betina
Dewasa: Rp9.500.000 – Rp19.500.000
Umur 1 tahun: Rp7.800.000 – Rp13.000.000
Umur 3–5 bulan: Rp4.900.000 – Rp8.500.000
Selain jenis, bobot sapi menjadi faktor utama penentu harga. Berikut rinciannya:
200–250 kg: Rp16.000.000 – Rp20.000.000
251–300 kg: Rp21.000.000 – Rp25.000.000
301–350 kg: Rp26.000.000 – Rp32.000.000
Di atas 400 kg: Rp35.000.000 – Rp45.000.000
Untuk masyarakat yang ingin berkurban secara kolektif, sistem patungan 7 orang menjadi pilihan populer. Biaya per orang berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp5 juta tergantung bobot sapi.
Selain membeli langsung dari peternak, masyarakat juga dapat menyalurkan kurban melalui lembaga seperti Dompet Dhuafa.
Program kurban yang ditawarkan antara lain:
1. Dalam Negeri
1 ekor sapi: Rp13.999.000 (250–300 kg)
1/7 sapi: Rp2.090.000
2. Luar Negeri
Somalia: Rp9.990.000 per sapi
Myanmar: Rp17.900.000 per sapi
Palestina (kerbau): Rp18.000.000 – Rp23.000.000
Distribusi kurban melalui lembaga ini menyasar daerah rawan pangan hingga wilayah terdampak krisis kemanusiaan.
Ibadah kurban berakar dari kisah Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail, yang menjadi simbol ketaatan total kepada Allah SWT.
Momentum ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial melalui pembagian daging kepada masyarakat yang membutuhkan.
Agar ibadah kurban sah sesuai syariat, masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal penting:
1. Kondisi Fisik Sehat
Pastikan sapi tidak cacat, tidak sakit, dan memiliki tubuh yang proporsional.
2. Usia Minimal
Sapi harus berusia minimal 2 tahun, sesuai ketentuan syariat.
3. Perilaku Aktif
Sapi yang sehat biasanya lincah dan memiliki nafsu makan baik.
4. Sertifikat Kesehatan
Pilih hewan yang sudah diperiksa oleh dokter hewan dan memiliki dokumen resmi.
Para ahli menyarankan pembelian dilakukan 1–2 bulan sebelum Idul Adha. Selain harga yang relatif stabil, pembeli juga memiliki lebih banyak pilihan.
Penetapan hari raya sendiri akan diumumkan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Momen Idul Adha turut memberikan dampak signifikan bagi perekonomian, khususnya sektor peternakan. Permintaan yang meningkat mendorong perputaran ekonomi di daerah, mulai dari peternak hingga pedagang.
Selain itu, distribusi daging kurban juga membantu meningkatkan asupan gizi masyarakat kurang mampu.
Harga sapi kurban 2026 diperkirakan berada di kisaran Rp14 juta hingga Rp45 juta, tergantung jenis dan bobot. Meski terjadi kenaikan di beberapa daerah, opsi patungan tetap menjadi solusi ekonomis bagi masyarakat.
Dengan perencanaan matang, pemilihan hewan sesuai syariat, serta mempertimbangkan lembaga terpercaya, ibadah kurban dapat dijalankan dengan lebih optimal, aman, dan penuh keberkahan.