
SERAYUNEWS– Hari Raya Idul Adha 2026 semakin dekat dan menjadi momen yang dinanti umat Islam di seluruh dunia. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, perayaan yang juga dikenal sebagai Lebaran Haji ini diperkirakan jatuh pada akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Jika dihitung dari akhir Maret 2026, Idul Adha tinggal sekitar 65–70 hari lagi (menyesuaikan hasil rukyat resmi). Waktu ini menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun amalan ibadah.
Momen Idul Adha tidak hanya identik dengan kurban, tetapi juga rangkaian ibadah yang memiliki keutamaan besar. Persiapan sejak dini diyakini dapat membantu meraih pahala maksimal di hari-hari istimewa tersebut. Melansir berbagai sumber, berikut Serayunews sajikan ulasannya:
Berdasarkan kalender Hijriah, Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada:
Rabu, 27 Mei 2026 (perkiraan, menunggu sidang isbat pemerintah)
Tanggal ini bisa berubah tergantung hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh pemerintah melalui .
Sementara itu, cuti bersama dan libur nasional biasanya akan mengiringi perayaan ini, memberikan waktu bagi masyarakat untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga.
Idul Adha merupakan peringatan atas ketaatan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah.
Peristiwa ini menjadi simbol pengorbanan, keikhlasan, dan ketundukan kepada perintah Allah. Hingga kini, nilai tersebut diwujudkan dalam ibadah kurban yang dilakukan setiap tahun.
Menjelang Idul Adha, terdapat sejumlah amalan yang sangat dianjurkan:
1. Puasa Dzulhijjah (1–9 Dzulhijjah)
Puasa sunnah ini memiliki keutamaan besar, terutama pada 9 Dzulhijjah (Hari Arafah).
2. Puasa Arafah
Dikenal sebagai puasa yang dapat menghapus dosa dua tahun, yaitu tahun lalu dan tahun yang akan datang.
3. Memperbanyak Dzikir dan Takbir
Ucapan takbir, tahmid, dan tahlil dianjurkan sejak awal Dzulhijjah.
4. Sedekah dan Amal Sosial
Memperbanyak berbagi kepada sesama menjadi salah satu amalan utama.
5. Persiapan Ibadah Kurban
Bagi yang mampu, mulai merencanakan dan memilih hewan kurban.
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah termasuk hari paling mulia dalam Islam. Amal ibadah yang dilakukan pada hari-hari ini memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.
Bahkan, dalam hadis disebutkan bahwa tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah selain pada hari-hari tersebut.
Beberapa ibadah yang dilakukan saat Idul Adha antara lain:
1. Salat Idul Adha
2. Penyembelihan hewan kurban
3. Takbir hari tasyrik
4. Silaturahmi dan berbagi daging kurban
Semua rangkaian ini memiliki makna sosial dan spiritual yang mendalam.
Agar lebih maksimal, berikut tips yang bisa dilakukan:
1. Menyusun target ibadah harian
2. Menabung untuk kurban
3. Menjaga kesehatan fisik
4. Memperbanyak doa dan istighfar
5. Mengedukasi keluarga tentang makna Idul Adha
Idul Adha bukan hanya ritual tahunan, tetapi momentum untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial.
Nilai pengorbanan yang diajarkan mampu membentuk pribadi yang lebih ikhlas, sabar, dan peduli terhadap sesama.
Dengan waktu sekitar 65–70 hari menuju Idul Adha 2026, umat Islam memiliki kesempatan besar untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Ibadah yang dilakukan sejak sekarang dapat menjadi investasi pahala yang luar biasa.
Momentum ini sebaiknya tidak disia-siakan. Dengan niat yang tulus dan persiapan yang matang, Idul Adha dapat menjadi titik perubahan menuju pribadi yang lebih baik.