
SERAYUNEWS- Kompetisi Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 akhirnya resmi memasuki fase nasional.
Sebanyak 64 klub dari berbagai penjuru Indonesia dipastikan ambil bagian dalam babak 64 besar yang akan berlangsung mulai 30 Mei hingga 6 Juni 2026.
Turnamen ini menjadi salah satu agenda penting sepak bola nasional karena mempertemukan klub-klub terbaik hasil seleksi kompetisi tingkat provinsi.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pun telah melakukan drawing grup pada Rabu, 13 Mei 2026. Dalam hasil undian tersebut, seluruh peserta dibagi ke dalam 16 grup berbeda, mulai Grup A hingga Grup P.
Masing-masing grup akan memainkan pertandingan di venue berbeda yang tersebar di sejumlah kota di Pulau Jawa. Atmosfer kompetisi diprediksi berlangsung panas sejak laga pertama.
Selain menghadirkan rivalitas antardaerah, Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 juga menjadi ajang pembuktian klub-klub tradisional maupun tim pendatang baru yang ingin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia.
Liga 4 Nasional musim ini menghadirkan representasi klub yang sangat beragam. Tim-tim dari wilayah barat Indonesia hingga kawasan timur dipastikan ikut bersaing memperebutkan tiket menuju babak berikutnya.
Dari Aceh, terdapat nama PSAP Sigli yang menjadi salah satu wakil paling barat Indonesia di turnamen ini. Sementara dari wilayah timur, ada Persiker Keerom, Persipuncak Puncak Cartenz, hingga Golden FC Merauke yang siap memberi kejutan.
Kehadiran klub-klub dari berbagai daerah tersebut membuat kompetisi semakin menarik. Banyak tim datang dengan semangat tinggi setelah sukses melewati fase regional yang cukup ketat.
Selain menjadi ajang perebutan prestasi, Liga 4 Nasional juga dipandang sebagai panggung bagi pemain muda berbakat untuk menunjukkan kualitas mereka di level nasional.
Kota Surakarta atau Solo menjadi salah satu daerah yang paling sibuk dalam penyelenggaraan babak 64 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
PSSI menunjuk Solo sebagai tuan rumah untuk dua grup sekaligus, yakni Grup J dan Grup K.
Pertandingan Grup J akan berlangsung di Stadion Sriwedari. Grup ini dihuni oleh Wamena United FC, Porsiba FC Tanjung Enim, PSJS Jakarta Selatan, dan Triple’s Kediri.
Sementara itu, Grup K akan digelar di Stadion Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Grup ini mempertemukan Persiker Keerom, Celebest FC, PS Mojokerto Putra, dan Perslotim Lombok Timur.
Penunjukan Solo sebagai tuan rumah dua grup sekaligus dinilai tidak lepas dari kesiapan infrastruktur stadion serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.
Wilayah Jawa Tengah lainnya juga mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara pertandingan fase nasional Liga 4.
Kabupaten Banyumas akan menggelar pertandingan Grup C di Stadion Gelora Satria. Grup tersebut dihuni oleh Balikpapan FC, 757 Kepri Jaya FC, Panua GFC dari Gorontalo, serta Cimahi United.
Atmosfer pertandingan di Banyumas diprediksi berlangsung meriah mengingat Stadion Gelora Satria dikenal memiliki basis penonton sepak bola yang cukup besar.
Sementara itu, Kabupaten Purbalingga menjadi tuan rumah Grup D di Stadion Goentoer Darjono. Grup ini diisi Persibangga Purbalingga, Sylva Kalteng FC, Wahana FC, dan PS Kubu Raya.
Keikutsertaan Persibangga sebagai wakil tuan rumah diperkirakan menjadi keuntungan tersendiri karena mendapat dukungan langsung dari suporter lokal.
Selain Solo, Kota Magelang juga berpotensi menjadi salah satu pusat pertandingan terbesar pada babak 64 besar.
Saat ini, Grup E dipastikan berlangsung di Stadion Amarta, Magelang. Grup tersebut diisi Persma 1960 Manado, Persebri Batanghari FC, Nathan Lebak FC, dan MRC Bulukumba.
Namun perhatian publik tertuju pada Grup F yang hingga kini masih belum memiliki venue resmi. Berdasarkan informasi yang beredar, pertandingan Grup F kemungkinan digelar di Magelang atau Surakarta.
Grup F sendiri dihuni oleh PS Daygun, PSN Ngada, Persikotas Tasikmalaya, dan Al Farlaky FC.
Jika Magelang resmi menjadi venue Grup F, maka kota tersebut akan menyelenggarakan dua grup sekaligus selama fase 64 besar berlangsung.
Setelah fase 64 besar selesai, kompetisi akan berlanjut ke babak 32 besar yang digelar pada 9 hingga 16 Juni 2026.
Selanjutnya, tim yang lolos akan melanjutkan perjuangan menuju babak 16 besar pada 19-26 Juni 2026.
Fase perempat final atau 8 besar dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026. Kemudian semifinal digelar pada 8 Juli 2026 sebelum partai final dimainkan pada 11 Juli 2026.
PSSI berharap kompetisi berjalan lancar dan mampu menjadi wadah pembinaan sepak bola nasional, khususnya di level akar rumput dan klub daerah.
Grup A – Stadion Benteng Reborn, Tangerang
– Villa 2000 B
– PS Badung Bali
– Persiwah Mempawah
– Pesik Kuningan
Grup B – Stadion Purnawarman, Purwakarta
– Persemar Martapura
– Paya Bakung United
– Makassar City FC
– Persebi Bima
Grup C – Stadion Gelora Satria, Banyumas
– Balikpapan FC
– 757 Kepri Jaya FC
– Panua GFC
– Cimahi United
Grup D – Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga
-Persibangga Purbalingga
– Sylva Kalteng FC
– Wahana FC
– PS Kubu Raya
Grup E – Stadion Amarta, Magelang
– Persma 1960 Manado
– Persebri Batanghari FC
– Nathan Lebak FC
– MRC Bulukumba
Grup F – Magelang/Surakarta
– PS Daygun
– PSN Ngada
– Persikotas Tasikmalaya
– Al Farlaky FC
Grup G – Stadion Sultan Agung, Bantul
– Unaaha FC
– Persipegaf
– Persimaju Mamuju
– Binjai City
Grup H – Stadion Mandala Krida, Yogyakarta
– Mataram Utama FC
– PSP Padang
– ASIOP
– Persenga Nganjuk
Grup I – Stadion Kebogiro, Boyolali
– Persebi Boyolali
– Persipani Paniai
– Persika 1951 Karawang
– Persindra Indramayu
Grup J – Stadion Sriwedari, Surakarta
– Wamena United FC
– Porsiba FC Tanjung Enim
– PSJS Jakarta Selatan
– Triple’s Kediri
Grup K – Stadion Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta
– Persiker Keerom
– Celebest FC
– PS Mojokerto Putra
– Perslotim Lombok Timur
Grup L – Stadion Ketonggo, Ngawi
– Persinga Ngawi
– PS Tunas Muda Bengkulu
– Persada Sumbawa Barat Daya
– Harimau Indonesia
Grup M – Stadion Gelora Brantas, Batu
– Persikoba Kota Batu
– TS Saiburai Lampung
– Persigubin Pegunungan Bintang
– Persiharjo Sukoharjo
Grup N – Stadion R. Soedrasono, Pasuruan
– Pasuruan United
– PSAP Sigli
– Bolsel FC
– Persigar Garut
Grup O – Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan
– Persepam Pamekasan
– Persikos Kota Sorong
– Persak Kebumen
– Persipuncak Puncak Cartenz
Grup P – Jember Sport Garden, Jember
– Persid Jember
– Golden FC Merauke
– Persemay Maybrat
– Persena Nagekeo
Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 diprediksi menjadi salah satu kompetisi paling menarik di level akar rumput sepak bola Indonesia.
Selain menghadirkan persaingan sengit antarklub daerah, turnamen ini juga membuka peluang munculnya pemain-pemain muda potensial yang dapat menjadi masa depan sepak bola nasional.
Dukungan suporter lokal, atmosfer stadion, hingga rivalitas antardaerah dipastikan membuat kompetisi berlangsung semakin panas sejak fase grup dimulai pada akhir Mei nanti.