
SERAYUNEWS – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto tancap gas melakukan perawatan intensif jalur kereta api.
Sejumlah material prasarana jalan rel mulai diganti untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan sekaligus menjaga keandalan operasional, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026.
“Berbagai persiapan kami lakukan untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran,” ujarnya.
Menurut As’ad, persiapan prasarana meliputi pemeriksaan dan perawatan menyeluruh pada jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, hingga fasilitas pendukung lainnya di wilayah kerja Daop 5 Purwokerto.
“Persiapan prasarana tersebut meliputi pemeriksaan dan perawatan jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta fasilitas pendukung lainnya,” katanya.
Ia menegaskan, seiring bertambahnya frekuensi perjalanan kereta api, peningkatan kecepatan, serta tuntutan ketepatan waktu, perawatan prasarana secara berkelanjutan menjadi faktor kunci dalam menjaga keselamatan operasional.
Daop 5 Purwokerto memiliki panjang lintas mencapai 477,942 kilometer spoor yang melintasi tujuh kabupaten, yakni Tegal, Brebes, Banjar, Banyumas, Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.
“Untuk memastikan keandalan prasarana tersebut, Daop 5 Purwokerto didukung oleh 14 Unit Pelaksana Teknis Resort Jalan Rel, 3 UPT Resort Jembatan, dan 1 UPT Mekanik,” terangnya.
Sepanjang tahun 2025, lanjut As’ad, KAI Daop 5 Purwokerto telah melakukan berbagai penggantian material prasarana jalan rel.
Di antaranya, penggantian rel baru tipe R54 sepanjang 7.000 meter.
Selain itu, KAI juga mengganti:
Penggantian material tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan perjalanan kereta api yang lebih aman, efisien, dan andal. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengacu pada standar keselamatan yang ketat serta prosedur operasi yang teruji.
“Peningkatan prasarana ini kami lakukan agar pelanggan dapat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman selama Angkutan Lebaran 2026. KAI ingin memastikan setiap momen kebersamaan pelanggan dengan keluarga dapat berlangsung menyenangkan melalui layanan kereta api yang andal sebagai wujud KAI yang Semakin Melayani,” katanya.