
SERAYUNEWS- Pengumuman hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 resmi akan dibuka pada Selasa, 7 April 2026 pukul 15.00 WIB.
Seleksi ini menjadi salah satu jalur favorit masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI.
Tahun ini, animo peserta melonjak tajam. Panitia nasional mencatat sebanyak 143.948 siswa dari 12.174 sekolah mengikuti seleksi berbasis prestasi tersebut.
Ketua PMB-PTKIN 2026, Abdul Aziz, menyebut lonjakan ini dipicu perubahan cara pandang masyarakat terhadap kampus Islam negeri.
“PTKIN kini dilihat sebagai solusi pendidikan komprehensif dengan integrasi nilai keagamaan, biaya terjangkau, dan kualitas akademik kelas dunia,” ujarnya.
Peserta dapat mengecek hasil kelulusan secara daring melalui laman resmi berikut: https://pengumuman-span.ptkin.ac.id
Cara cek pengumuman SPAN-PTKIN 2026:
· Buka laman resmi pengumuman
· Masukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir
· Klik tombol “Lihat Hasil”
· Hasil kelulusan akan muncul di layar
Pastikan data yang dimasukkan sesuai agar hasil dapat ditampilkan dengan benar.
Peserta yang dinyatakan lulus wajib segera melakukan daftar ulang di kampus tujuan. Proses ini umumnya dilakukan secara online melalui laman resmi PMB masing-masing PTKIN.
Dokumen yang biasanya dibutuhkan:
· Ijazah atau surat keterangan lulus
· KTP dan Kartu Keluarga
· Bukti penghasilan orang tua
· Tagihan listrik atau dokumen ekonomi lainnya
Selain itu, peserta harus mengikuti tahapan penetapan dan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Catatan penting: setiap PTKIN memiliki jadwal dan mekanisme daftar ulang yang berbeda. Jika melewatkan tahap ini, peserta dianggap mengundurkan diri.
Bagi peserta yang belum berhasil, peluang masuk PTKIN masih terbuka melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).
Jadwal UM-PTKIN 2026:
· Pendaftaran: 13 April – 30 Mei 2026
· Finalisasi: hingga 3 Juni 2026
· Ujian SSE: 8 – 14 Juni 2026
· Pengumuman: 30 Juni 2026
Jalur ini berbasis ujian tulis dan menjadi alternatif utama setelah SPAN-PTKIN.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap PTKIN. Data survei menyebutkan 97,3 persen siswa menilai kualitas akademik PTKIN setara dengan perguruan tinggi unggulan.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno, bahkan mengungkapkan tren baru di mana pendaftar dari madrasah kini melampaui sekolah umum.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menilai PTKIN mulai menunjukkan daya saing global dengan masuk ke peringkat dunia dan memperluas jejaring internasional.
Pada SPAN-PTKIN 2026, panitia juga menghadirkan inovasi berupa pemetaan kesehatan mental calon mahasiswa. Langkah ini menegaskan komitmen PTKIN dalam mencetak generasi unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga psikologis.
Pengumuman SPAN-PTKIN 2026 menjadi momen krusial bagi ratusan ribu siswa di Indonesia. Dengan persaingan yang semakin ketat dan kualitas PTKIN yang terus meningkat, peserta diimbau untuk segera mengecek hasil dan mengikuti seluruh tahapan lanjutan.