
SERAYUNEWS – Minat masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat lonjakan penumpang hingga 29 persen pada Triwulan I 2026.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, total penumpang yang dilayani mencapai 2.454.656 orang. Rinciannya, sebanyak 1.204.800 penumpang berangkat dan 1.249.856 penumpang datang di wilayah Daop 5 Purwokerto.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.898.191 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyebut peningkatan ini tidak lepas dari berbagai inovasi layanan, program promosi, serta kolaborasi strategis yang dilakukan sejak awal tahun.
“Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Dari sisi keberangkatan, Stasiun Purwokerto menjadi yang tersibuk dengan 432.159 penumpang. Disusul Stasiun Kutoarjo sebanyak 178.146 penumpang, Stasiun Kroya 139.754 penumpang, Stasiun Kebumen 103.462 penumpang, dan Stasiun Gombong 72.906 penumpang.
Untuk kedatangan, Stasiun Purwokerto juga mencatat angka tertinggi dengan 449.360 penumpang. Berikutnya Stasiun Kutoarjo 190.058 penumpang, Stasiun Kroya 144.574 penumpang, Stasiun Kebumen 106.812 penumpang, dan Stasiun Gombong 75.766 penumpang.
Selain jumlah penumpang, ketepatan waktu perjalanan atau On Time Performance (OTP) juga menjadi faktor penting. Pada Triwulan I 2026, OTP keberangkatan kereta api penumpang di Daop 5 Purwokerto mencapai rata-rata 99,85 persen, sedangkan OTP kedatangan sebesar 98,43 persen.
Ketepatan waktu ini dinilai menjadi kunci meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya. Capaian pada triwulan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata dia.