Senin, 4 Juli 2022

Odong Odong Pengangkut Rombongan Pengajian, Terguling di Jembatan

CILACAP,SERAYUNEWS – Diduga tidak kuat menanjak, sebuah kereta odong odong yang mengangkut rombongan yang akan menghadiri pengajian terguling. Dua penumpang mengalami patah tulang sementara penumpang lainnya mengalami luka ringan. Peristiwa kecelakaan tunggal itu terjadi di sekitar Jembatan Desa Kedawung Kecamatan Kroya Sabtu (20/1/2018) pagi.

Odong Odong, Cilacap, Kroya, Satlantas, serayunews, serayu news
Odong odong yang terguling kini diamankan Satlantas Polres Cilacap

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat odong odong yang dikemudikan Kuswanto (26) warga Desa Bajing Kulon Kecamatan Kroya melaju dari arah utara menuju selatan sekitar pukul 07.00 WIB. Odong odong tersebut membawa rombongan ibu ibu dari Desa Kedawung dan Bajing Kulon, yang menurut rencana akan menghadiri pengajian Mamah Dedeh di Welahan Wetan Kecamatan Binangun. Sesampainya di sekitar jembatan Desa Kedawung, odong odong tersebut tidak kuat menanjak. Seketika, odong odong berjalan mundur kemudian terguling.

Baca juga  Kecelakaan Maut Truk vs Motor di Depan Pasar Sampang Cilacap, Pelajar asal Kebasen Meninggal Dunia

Sejumlah penumpang mengalami luka luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Aghisna Kroya dan Klinik Pengobatan di Desa Mujur. Dua penumpang mengalami luka patah tulang tangan kiri yaitu Srimuryati (39) mengalami dan Titi Sunarti (56). Sedangkan penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasatlantas AKP Ahmad Nur mengatakan, odong odong tersebut membawa sekitar 10 orang penumpang. Setelah kecelakaan, petugas Satlantas dari Pos Lantas Kroya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Sejumlah korban luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Kini sopir odong odong masih dalam pemeriksaan.

Baca juga  Kerja Bakti Religi, Polisi di Cilacap Bersih-bersih Tempat Ibadah Lintas Agama

“Ketentuannya kendaraan tersebut bukan untuk mengangkut penumpang dan kita akan tindak tegas apabila masih ada yang mengoperasikan odong odong untuk mengangkut penumpang,” jelasnya saat dihubungi serayunews.com, Sabtu (20/1/2018).

Berita Terkait

Berita Terkini