
SERAYUNEWS- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, memastikan kondisi arus balik Lebaran 2026 secara umum masih terkendali.
Hal tersebut disampaikan saat meninjau Pos Terpadu Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, titik Kartosuro menjadi salah satu lokasi krusial karena merupakan pertemuan arus kendaraan dari Jawa Timur, Solo Raya, dan Yogyakarta.
“Kartosuro ini menjadi simpul penting lalu lintas, meskipun saat ini sudah ada jalur tol penghubung, arus arteri tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya di laman resmi Korlantas Polri.
Kawasan Kartosuro dikenal sebagai simpang strategis yang mempertemukan kendaraan dari berbagai arah. Oleh karena itu, pengelolaan lalu lintas di wilayah ini menjadi prioritas utama selama arus balik.
Kakorlantas menyebut kondisi lalu lintas di wilayah tersebut masih relatif lancar berkat koordinasi petugas di lapangan.
Korlantas Polri melakukan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas one way nasional pada Rabu, 25 Maret 2026 pukul 10.00 WIB.
Hasilnya, kebijakan one way dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 263 Tol Pejagan mulai dicabut secara bertahap.
Pembukaan jalur normal dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB setelah proses sosialisasi dan sterilisasi jalan selesai.
Namun demikian, sistem one way lokal masih diberlakukan pada ruas KM 263 hingga KM 70 menuju arah Jakarta sebagai bagian dari tahap lanjutan pengaturan arus balik.
Berikut titik-titik rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama arus balik:
1. One Way Nasional (sudah dicabut bertahap):
KM 414 Kalikangkung – KM 263 Pejagan
2. One Way Lokal (masih berlaku):
KM 263 Brebes – KM 70 Cikampek Utama
3. Contraflow:
KM 70 – KM 47 arah Jakarta
Rekayasa ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di ruas Tol Trans Jawa yang mengalami lonjakan volume sejak awal pekan.
Data Korlantas mencatat puncak arus balik terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan mencapai 256.388 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 14,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, hingga saat ini sekitar 58 persen kendaraan atau hampir 1,9 juta unit telah kembali ke arah Jakarta. Sisanya diperkirakan masih akan terus bergerak hingga 29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah Bandung, Korlantas juga mengalihkan sebagian arus melalui jalur fungsional Tol Jakarta–Cikampek II Selatan.
Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi beban lalu lintas di jalur utama menuju Jakarta.
Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Faizal, mengingatkan para pemudik untuk tetap menjaga kondisi fisik selama perjalanan.
Ia menegaskan pentingnya beristirahat jika lelah guna menghindari risiko microsleep yang dapat memicu kecelakaan.
“Hindari memaksakan diri saat mengemudi dalam kondisi lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Korlantas Polri mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Hal ini terbukti dari minimnya kejadian kecelakaan menonjol selama arus balik Lebaran 2026.
Keberhasilan pengelolaan arus balik tahun ini tidak lepas dari sinergi antara petugas dan pengguna jalan.
Arus balik Lebaran 2026 masih akan berlangsung hingga akhir Maret. Masyarakat diimbau terus memantau informasi terbaru dan mematuhi arahan petugas agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar hingga sampai tujuan.