
SERAYUNEWS – Musim hujan kerap membawa persoalan baru dalam urusan rumah tangga, salah satunya saat mencuci dan mengeringkan pakaian.
Banyak orang mengeluhkan pakaian yang tetap berbau apek meskipun sudah dicuci bersih. Aroma tidak sedap ini tentu mengganggu kenyamanan dan bisa menurunkan rasa percaya diri ketika pakaian dikenakan, terutama untuk aktivitas kerja atau sekolah.
Bau apek pada pakaian sering disalahartikan sebagai akibat air hujan. Padahal, penyebabnya jauh lebih kompleks dan berkaitan erat dengan tingkat kelembapan tinggi serta proses pengeringan yang kurang optimal.
Kondisi ini membuat bakteri dan jamur mudah berkembang di serat kain, terutama pada bahan yang mudah menyerap air seperti katun, handuk, atau pakaian tebal.
Penyebab Utama Pakaian Bau Apek saat Hujan
Kelembapan udara yang meningkat drastis saat musim hujan menjadi faktor utama munculnya bau apek. Ketika pakaian tidak kering sempurna, air yang tersisa di serat kain menciptakan lingkungan ideal bagi mikroorganisme.
Proses pengeringan yang terlalu lama atau pakaian yang dibiarkan lembap akan memperparah kondisi ini.
Selain itu, kebiasaan menumpuk pakaian basah setelah dicuci juga turut berkontribusi. Tanpa sirkulasi udara, pakaian akan semakin lembap dan memicu aroma tidak sedap bahkan sebelum dijemur.
Tips Mengatasi Baju Apek Saat Hujan
1. Menjemur di Dalam Ruangan dengan Sirkulasi Udara
Saat hujan turun seharian, menjemur pakaian di luar rumah sering kali tidak memungkinkan.
Namun, menjemur di dalam ruangan tetap bisa dilakukan asalkan sirkulasi udara mencukupi. Membuka jendela atau pintu akan membantu aliran udara sehingga proses pengeringan tetap berjalan meski tanpa sinar matahari langsung.
Memberi jarak antar pakaian juga penting agar air dapat menguap lebih cepat. Pakaian yang terlalu rapat akan menghambat pengeringan dan membuat kain lebih lama lembap.
2. Memanfaatkan Kipas Angin dan Exhaust Fan
Penggunaan kipas angin menjadi solusi praktis untuk mempercepat pengeringan pakaian saat hujan. Aliran udara buatan dapat membantu mengurangi kelembapan pada serat kain sehingga risiko bau apek bisa ditekan.
Exhaust fan juga berperan penting, terutama di ruangan tertutup. Alat ini membantu membuang udara lembap ke luar ruangan dan menggantinya dengan udara yang lebih kering, sehingga pakaian dapat kering lebih cepat dan tetap segar.
3. Peran Cuka dan Baking Soda saat Mencuci
Selain teknik pengeringan, proses pencucian juga berpengaruh besar. Menambahkan cuka putih pada bilasan terakhir dapat membantu membunuh bakteri penyebab bau. Cara ini efektif menghilangkan aroma apek yang membandel tanpa merusak serat kain.
Baking soda juga bisa digunakan sebagai alternatif alami. Campuran baking soda dan deterjen membantu menyerap bau serta menjaga pakaian tetap segar. Metode ini banyak dipilih karena mudah dan aman digunakan secara rutin.
4. Pentingnya Tidak Menunda Penjemuran
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah membiarkan pakaian basah terlalu lama setelah dicuci.
Menumpuk pakaian dalam kondisi lembap akan mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur. Idealnya, pakaian segera dijemur atau digantung agar tetap mendapatkan aliran udara.
Jika belum sempat menjemur, pastikan pakaian tidak tertutup rapat dan tetap terbuka agar kelembapan tidak terperangkap.
5. Menyetrika dan Penyimpanan yang Tepat
Menyetrika pakaian setelah kering ternyata bukan sekadar merapikan. Suhu panas setrika mampu membunuh sisa mikroorganisme penyebab bau apek.
Selain itu, proses ini membantu memastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan.
Penyimpanan juga tidak kalah penting. Lemari yang lembap bisa membuat pakaian kembali berbau meski sudah dicuci dan disetrika.
Menggunakan silica gel, arang aktif, atau penyerap kelembapan lain dapat membantu menjaga kondisi lemari tetap kering dan pakaian lebih awet.
Mengatasi pakaian bau apek saat musim hujan membutuhkan kombinasi antara teknik mencuci, mengeringkan, dan menyimpan yang tepat.
Dengan memperhatikan sirkulasi udara, kebiasaan menjemur, serta penggunaan bahan alami seperti cuka dan baking soda, pakaian tetap bisa terjaga kesegarannya meski hujan turun berkepanjangan.***









