
SERAYUNEWS — Satuan Lalu Lintas Polresta Banyumas menggelar patroli malam hingga dini hari untuk mengantisipasi balap liar, penggunaan knalpot brong, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Purwokerto, Rabu–Kamis (13–14/5/2026).
Patroli dimulai sekitar pukul 23.50 WIB dan menyasar sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Gatot Soebroto, Jalan Soepardjo Rustam, Jalan Gerilya, Jalan Jenderal Soedirman, hingga kawasan Jalan Bung Karno.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Samapta, Intel, Provos, Satresnarkoba, hingga Satreskrim.
Dalam operasi tersebut, petugas menindak total 47 pelanggaran lalu lintas, terdiri dari:
Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan aturan lalu lintas sekaligus merespons keluhan masyarakat terkait maraknya balap liar dan kebisingan knalpot tidak standar.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif dan represif untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Patroli ini kami lakukan secara intensif untuk mencegah aksi balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Selain penindakan, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan masyarakat. Polisi memberikan imbauan kamtibmas serta edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya kepada kalangan remaja.
Pendekatan ini diharapkan dapat mencegah keterlibatan generasi muda dalam aktivitas berisiko seperti balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi.
“Upaya ini tidak hanya penindakan, tetapi juga pencegahan dan edukasi agar masyarakat, khususnya para remaja, tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya seperti balap liar dan penggunaan knalpot brong,” katanya.
Kapolresta menegaskan bahwa patroli rutin akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan, sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan keselamatan di jalan raya.
Ia berharap langkah tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas serta menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Banyumas.
“Harapannya, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas semakin meningkat dan aksi balap liar maupun penggunaan knalpot brong dapat diminimalisir sehingga situasi kamtibmas di wilayah Banyumas tetap aman, nyaman dan kondusif,” ujarnya.