
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Banyumas mulai melibatkan ekosistem lokal dalam pemenuhan pasokan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pelatihan keamanan pangan bagi pelaku UMKM.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono secara resmi membuka kegiatan tersebut di Pendopo Si Panji, Selasa (11/02/2025).
Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini terlaksana berkat kolaborasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas dan Baznas Kabupaten Banyumas, dengan tujuan menyiapkan ekosistem lokal agar dapat terlibat langsung dalam program MBG.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 11–12 Februari 2025, diikuti oleh 180 peserta.
Peserta berasal dari kader PKK tingkat kecamatan hingga desa, organisasi lokal, serta pelaku UMKM umum yang dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam penyediaan kudapan sehat untuk mendukung pemenuhan gizi.
Bupati Sadewo menegaskan bahwa pelatihan keamanan pangan ini tidak sekadar menjadi forum transfer pengetahuan teknis, tetapi merupakan langkah strategis untuk menghubungkan pelaku UMKM lokal dengan kebijakan pemenuhan gizi nasional.
Para peserta juga dibekali pemahaman mengenai mekanisme kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta strategi pengembangan industri rumah tangga.
“Saya berharap, setelah pelatihan ini, para peserta bisa menjadi penyambung informasi di wilayahnya masing-masing. Apalagi jika di kecamatan atau di desa panjenengan semua, terdapat UMKM atau home industri yang potensial, dapat didorong agar kualitasnya meningkat, lebih tertib, lebih aman, dan pada saat yang sama bisa bekerja sama dengan SPPG untuk mendukung kebutuhan pemenuhan gizi anak,” kata Bupati.
Sementara itu, Linawati Budhi Setiawan, Ketua Bidang 4 TP PKK Kabupaten Banyumas, menjelaskan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah memastikan kesiapan rantai pasok lokal.
Fokus pelatihan diarahkan pada penerapan standar keamanan pangan yang ketat, sekaligus peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun variasi menu kudapan bergizi.
Sinergi dengan Baznas Kabupaten Banyumas juga menjadi elemen penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui keterlibatan aktif pelaku usaha mikro di setiap kelurahan dan desa.
Langkah proaktif Pemkab Banyumas ini mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Staf Khusus Kemenko Bidang Pangan, Drs. Suhanto, MM, yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai inisiatif Banyumas sebagai terobosan di tingkat daerah.
“Sekali lagi terima kasih Pak Bupati atas inisiatif yang sangat baik ini, dan tentunya kami dari pemerintah pusat akan terus memonitor, kalau memang ini baik bukan tidak mungkin akan kita jadikan gerakan nasional,” kata Suhanto.
Upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran UMKM lokal sebagai bagian dari ekosistem pendukung Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.