
SERAYUNEWS – SMK Tamtama 2 Sidareja kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan Program Sekolah Energi Berdikari (SEB).
Memasuki tahun kedua pembinaan oleh PT Pertamina Lubricants Production Unit Cilacap, sekolah tersebut menggelar pameran karya bertajuk STEM Fair 2026.
Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi berbasis energi dan teknologi ramah lingkungan.
Pada 2026, pembinaan tidak hanya melibatkan dunia industri, tetapi juga menggandeng perguruan tinggi untuk memperkuat kualitas pembelajaran.
Dalam pelaksanaan program, Pertamina Lubricants Production Unit Cilacap berkolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mendampingi guru dan siswa mengembangkan proyek berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Melalui pendampingan tersebut, para siswa didorong menuangkan ide kreatif ke dalam karya nyata yang aplikatif dan berorientasi pada pemanfaatan energi terbarukan.
Kegiatan ini berpuncak pada gelaran STEM Fair 2026 sebagai ajang unjuk inovasi sekaligus ruang apresiasi bagi karya siswa.
Sebanyak 10 karya terpilih dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Proyek yang ditampilkan didominasi inovasi berbasis energi terbarukan serta otomasi teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Beberapa karya unggulan di antaranya Project Otomasi Penyiraman Tanaman dengan Tenaga Surya, Sistem Deteksi Api berbasis Energi Terbarukan, hingga Simulasi Pemanfaatan Tiga Energi Terbarukan dalam satu rangkaian alat peraga edukatif.
Kepala SMK Tamtama 2 Sidareja, Ruswanto, menilai pembelajaran berbasis proyek ini efektif membentuk pola pikir solutif pada siswa.
“Siswa diperkenalkan banyak pengetahuan baru melalui program ini, dan ini kali pertama kami membuat pameran dengan tema pemanfaatan energi terbarukan,” ujarnya.
SMK Tamtama 2 Sidareja juga memperoleh pendampingan langsung dari akademisi UNS, yakni Joko Riyanto.
Melalui bimbingan tersebut, siswa dan guru memperoleh penguatan dalam menggali ide produk tepat guna yang ramah lingkungan dan berorientasi pada kebutuhan nyata di masyarakat.
Community Development Officer Production Unit Cilacap, Asri Nur Aini, menyampaikan bahwa Program Sekolah Energi Berdikari sejalan dengan dukungan terhadap program pemerintah, salah satunya Sekolah Adiwiyata.
“SMK Tamtama 2 Sidareja telah menjalankan berbagai program lingkungan setahun terakhir bersama masyarakat. Diantaranya Aksi Penanaman Pohon di Kemit Forest lokasi lainnya di Sidareja, Program Tukar Bibit Tanaman dengan Servis Ringan Kendaraan, yakni project dari Jurusan Teknik Kendaraan Sepeda Motor (TSM) untuk edukasi merawat kendaraan sekaligus lingkungan. Harapan kami tahun ini dapat menjalin kerjasama dengan lembaga lainnya untuk meluaskan manfaat,” ujarnya.
Program Sekolah Energi Berdikari di SMK Tamtama 2 Sidareja diharapkan menjadi model pembelajaran vokasi berbasis energi terbarukan di wilayah Kabupaten Cilacap.
Sekaligus memperkuat kolaborasi dunia industri dan kampus, dalam mencetak generasi muda yang peduli lingkungan.