
Purwokerto, Serayunews.com
Seperti yang terlihat pada pemilihan kades di Desa Karangrau, Kecamatan Sokaraja, warga yang berdatangan terlebih dahulu harus melalui posko kesehatan dan ditanya apakah sudah vaksin atau belum. Bagi yang sudah vaksin, dipersilahkan untuk masuk dan bagi yang belum vaksin, harus menjalani vaksinasi terlebih dahulu.
“Sampai siang pukul 12.00 WIB, ada 21 warga yang harus divaksin di sini, tetapi ada 1 warga yang tidak bisa dilakukan vaksin karena alasan kesehatan yaitu tensinya tinggi,” kata Kader Kesehatan Desa Karangrau, Nur Khasanah, Rabu (15/12).
Pihak panitia pemilihan kades menyediakan 100 dosis vaksin bagi masyarat. Petugas vaksin didatangkan dari Puskesmas II Sokaraja dan petugas berada di lokasi sampai dengan tahap pemungutan suara pilkades selesai.
“Stok vaksin 100 sangat mencukupi, karena sebagian besar warga Desa Karangwau sudah vaksin, kemarin sudah ada lima kali kegiatan vaksinasi di desa kami,” tutur Nur Khasanah.
Sementara itu untuk warga yang belum vaksin, menurut Nur Khasanah, tidak ada yang menolak saat diharuskan vaksin terlebih dahulu sebelum mencoblos. Bahkan, ada juga anak-anak usia 12 yang oleh orang tuanya diajak ke lokasi pilkades untuk mengikuti vaksin. Karena saat ada vaksinasi di sekolah, anak tersebut tidak masuk.
Ketua panitia pilkades Karangrau, Misnanto mengatakan, untuk pelaksanaan pilkades serta vaksinasi dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum masuk, warga diharuskan mencuci tangan, ada pengukuran suhu tubuh dan sebagainya.
“Kita juga selalu mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan, pemilih yang datang harus menggunakan masker, kemudian mencuci tangan dan untuk masuk ke lokasi tempat pemungutan suara juga dibatasi, supaya tetap menjaga jarak,” terangnya.