
SERAYUNEWS – Upaya modernisasi pertanian di Kabupaten Banyumas mendapat dorongan kuat dari pemerintah pusat.
Kementerian Pertanian RI menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, kepada Wakil Ketua DPRD Banyumas, M. Erlangga Adi Nugraha, di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas, Rabu (22/1/2026).
Dalam prosesi penyerahan, pemerintah pusat menyalurkan sejumlah alsintan berteknologi tinggi, yakni:
Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Banyumas, Ir. Budiyono, serta dihadiri 13 Ketua Gapoktan penerima manfaat.
“Saya mengajukan permohonan bantuan sekitar pertengahan Desember, dan tidak sampai 20 hari bantuan sudah tiba di Banyumas. Ini bentuk perhatian luar biasa dari Pak Wamentan,” ujar Erlangga.
Politisi muda yang akrab disapa Erik ini menilai percepatan bantuan menjadi bukti komitmen Presiden Prabowo Subianto dan Wamentan Sudaryono dalam memperkuat sektor pangan dari daerah.
Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan drone pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan lahan.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan pertanian di Banyumas semakin maju. Pertanian memberi harapan besar bagi masyarakat Banyumas,” katanya.
Menurutnya, penggunaan teknologi presisi dapat menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas, serta mempercepat proses tanam dan pemupukan.
Di hadapan para Ketua Gapoktan, Erik menegaskan bahwa sektor pertanian bukan sekadar mata pencaharian, melainkan penopang utama ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Banyumas.
Ia mengingatkan agar bantuan alsintan dirawat secara kolektif dan dimanfaatkan secara optimal.
“Alat ini untuk kepentingan masyarakat banyak dan untuk menunjang ketahanan pangan. Mari kita rawat dan manfaatkan bersama-sama,” katanya.
Ia juga meminta Gapoktan aktif berkoordinasi dengan Dinas Pertanian apabila mengalami kendala teknis agar peralatan tidak mangkrak.
Selain sektor pertanian, Erik menyatakan akan terus mengawal kebutuhan dasar masyarakat Banyumas di sektor lain, khususnya pendidikan dan kesehatan.
“Ke depan saya ingin mendorong revitalisasi sekolah-sekolah yang sudah tidak layak serta fasilitas kesehatan seperti posyandu yang kurang tersentuh. Selama itu menyangkut masyarakat kurang mampu, saya yakin akan mendapat perhatian dari Pak Presiden,” kata dia.