SERAYUNEWS – Seorang wanita lanjut usia asal Kecamatan Majenang, Cilacap, ditemukan tewas setelah hanyut di aliran Sungai Cijalu pada, Selasa (28/1/2025).
Korban kemungkinan terpeleset dan terseret arus deras saat menyeberangi sungai. Setelah pencarian, jasad korban berada sekitar 3 kilometer dari lokasi awal ia jatuh.
Korban bernama Darsitem (72), warga RT 04 RW 05 Dusun Kutangsa, Desa Bener, Kecamatan Majenang, Cilacap. Pagi itu, sekitar pukul 05.30 WIB, ia berangkat bersama warga lainnya untuk mencari batu di sungai.
Menurut informasi dari warga setempat, sesampainya di lokasi, korban bersama rekan-rekannya mulai mencari batu. Namun nahas, saat sedang mencari batu, korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke aliran sungai yang deras.
Korban yang tidak bisa berenang langsung terseret arus. Rekan-rekannya yang melihat kejadian tersebut berusaha menolong, tetapi derasnya arus sungai membuat mereka kesulitan.
Akhirnya, mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa, yang kemudian diteruskan ke aparat terkait.
Mendapat laporan, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, dan relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Warga setempat juga turut membantu dalam proses pencarian korban.
Setelah pencarian intensif, sekitar pukul 10.30 WIB, tim akhirnya menemukan jasad Darsitem sekitar 3 kilometer dari titik awal ia jatuh. Korban segera dievakuasi ke rumah duka untuk prosesi pemakaman.
Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya akibat benturan dengan bebatuan di sungai.
“Korban mengalami luka pada bagian kepala dan lebam di mata, kemungkinan akibat benturan dengan batu saat terbawa arus,” ujar Petugas Puskesmas Majenang, Nurman Hidayat.
Kejadian tragis ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim hujan.
Arus sungai yang deras dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan, terutama bagi mereka yang tidak bisa berenang.