
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Bulan ketujuh dalam kalender lunar memiliki tempat khusus dalam tradisi masyarakat Tionghoa.
Periode yang dikenal sebagai Zhong Yuan Jie ini di Indonesia akrab dengan sebutan Sembahyang Cioko atau Sembahyang Rebutan, sementara dalam budaya populer sering disebut Hungry Ghost Festival atau Festival Hantu Lapar.
Dalam kepercayaan tradisional, bulan ketujuh lunar diyakini sebagai waktu ketika pintu alam gaib terbuka. Para arwah dipercaya turun ke dunia manusia dan berada di bumi selama satu bulan.
Kepercayaan tersebut kemudian melahirkan beragam tradisi, termasuk ritual persembahan makanan, pembakaran uang kertas, hingga berbagai pantangan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Puncak peringatan biasanya berlangsung pada hari ke-15 bulan ketujuh kalender lunar.
Di balik kemeriahan ritual tersebut, terdapat sejumlah aturan tidak tertulis yang dipercaya perlu diperhatikan agar masyarakat tetap menjaga sikap dan tidak mengganggu keberadaan arwah.
Bagi Anda yang penasaran, berikut 28 pantangan Bulan Hantu yang dikenal dalam tradisi Tionghoa.
Malam hari menjadi waktu yang paling banyak dikaitkan dengan pantangan selama Bulan Hantu. Sejumlah aktivitas sederhana dipercaya sebaiknya tidak dilakukan sembarangan.
1. Jangan menoleh ketika mendengar panggilan
Jika berjalan sendirian di tempat sepi kemudian mendengar suara memanggil dari belakang, Anda dipercaya sebaiknya tidak langsung menoleh.
Dalam kepercayaan tradisional, tindakan tersebut dikhawatirkan membuat arwah mengikuti Anda.
2. Jangan bersiul pada malam hari
Bersiul sendirian ketika malam dipercaya dapat menarik perhatian makhluk gaib. Bahkan, ada kepercayaan bahwa arwah yang tertarik dapat mengikuti Anda hingga ke rumah.
3. Hindari berteriak atau berkata kasar
Berteriak di tengah malam, terutama di kawasan sepi seperti hutan, dipercaya dapat mengundang gangguan atau perselisihan dengan arwah.
4. Jangan terlalu penasaran
Jika mendengar tangisan, bisikan, atau mencium aroma wewangian yang tidak biasa pada malam hari, Anda dianjurkan tidak mencari tahu sumbernya.
5. Jangan bercanda tentang dunia gaib
Menertawakan, menghina, atau sengaja menantang hal-hal yang berkaitan dengan dunia gaib dipercaya dapat menarik perhatian arwah.
6. Hindari keluar rumah hingga larut malam
Kebiasaan berkeliaran sampai tengah malam dipercaya sebaiknya dihindari, khususnya bagi anak-anak dan perempuan hamil.
Pantangan Berkendara dan Aktivitas di Luar Rumah
Bukan hanya malam hari, beberapa kegiatan di luar rumah juga memiliki pantangan tersendiri.
7. Bunyikan klakson di jalan yang sepi
Ketika melewati tikungan tajam, terowongan, atau jalan yang gelap dan sepi, pengendara dipercaya dapat membunyikan klakson sebagai tanda permisi agar tidak mengejutkan arwah yang diyakini berada di sekitar lokasi.
8. Hindari perjalanan jauh saat tubuh kelelahan
Perjalanan jarak jauh, terutama menggunakan transportasi laut dan udara, dipercaya sebaiknya ditunda jika kondisi fisik sedang tidak prima.
9. Jangan berenang pada malam hari
Aktivitas berenang di laut atau kolam pada malam hari termasuk yang dihindari karena adanya kepercayaan mengenai hantu air yang mencari pengganti.
10. Hindari berkemah dan mendaki
Gunung, hutan, dan kawasan alam terbuka dipercaya memiliki energi gaib yang lebih kuat selama bulan ketujuh lunar. Karena itu, kegiatan seperti berkemah dan mendaki kerap dihindari.
11. Batasi menjenguk orang sakit atau melayat ketika kondisi tubuh tidak fit
Mendatangi rumah sakit atau pemakaman dipercaya sebaiknya ditunda jika kondisi tubuh sedang lemah.
Pantangan Saat Berhadapan dengan Sesaji
Sesaji menjadi bagian penting dalam sejumlah ritual Bulan Hantu. Karena itu, ada etika yang dipercaya perlu dijaga.
12. Jangan menyentuh atau menendang sesaji
Sesaji yang diletakkan di tempat tertentu sebaiknya tidak diinjak, ditendang, maupun diperlakukan sembarangan.
Begitu pula dengan abu kertas sembahyang yang tidak dianjurkan disapu atau dipindahkan secara sembarangan.
13. Jangan mengintip bagian bawah altar
Ketika ritual sembahyang berlangsung, bagian bawah altar dipercaya bukan area yang pantas diintip.
14. Jangan mengambil makanan persembahan sebelum ritual selesai
Makanan yang berada di atas altar sebaiknya tidak disentuh atau dimakan sebelum rangkaian ritual persembahyangan selesai.
15. Jangan menancapkan sumpit tegak di mangkuk nasi
Posisi sumpit yang ditancapkan tegak dianggap menyerupai tancapan hio dalam ritual kematian. Karena itu, kebiasaan tersebut dinilai tidak sopan.
Pantangan Pakaian dan Penampilan
Ada pula sejumlah pantangan yang berkaitan dengan pakaian dan penampilan selama Bulan Hantu.
16. Hindari pakaian berwarna merah dan hitam
Dalam kepercayaan tertentu, warna merah dan hitam dianggap dapat menarik perhatian arwah.
17. Jangan memakai pakaian compang-camping
Pakaian yang sobek atau berlubang dipercaya dapat membuat seseorang dianggap sebagai bagian dari kelompok arwah.
18. Hindari mengecat kuku dengan warna hitam
Kuku berwarna hitam dipercaya memiliki kemiripan dengan kondisi pembusukan tubuh sehingga dianggap kurang baik.
19. Jangan menutupi kening dengan poni terlalu tebal
Kening dipercaya sebagai bagian tubuh yang memancarkan energi Yang atau energi positif. Menutupinya dengan poni yang terlalu tebal dipercaya dapat mengurangi perlindungan diri.
20. Jangan membuka payung di dalam rumah
Membuka payung di dalam ruangan, terutama payung berwarna hitam atau merah, dipercaya dapat menjadi simbol mengundang arwah masuk ke rumah.
21. Hindari membeli boneka berbentuk manusia
Boneka, patung, wayang, atau benda lain yang menyerupai manusia dipercaya dapat menjadi medium bagi energi gaib.
Pantangan di Jalan dan Lingkungan Rumah
Beberapa kepercayaan lainnya berkaitan dengan benda yang ditemukan di jalan maupun aktivitas sehari-hari.
22. Jangan mengambil koin di jalan
Koin yang tergeletak di jalan bisa saja merupakan bagian dari persembahan. Karena itu, Anda dianjurkan tidak mengambilnya sembarangan.
23. Jangan meludah atau buang air kecil sembarangan
Larangan ini terutama berlaku di bawah pohon rindang atau lokasi yang dianggap keramat.
24. Hindari menggelar pernikahan
Bulan ketujuh kalender lunar dipercaya bukan waktu yang baik untuk menggelar pesta pernikahan karena dikhawatirkan membawa ketidakberuntungan bagi pasangan.
25. Jangan membunuh serangga tertentu
Kupu-kupu atau serangga yang masuk ke rumah selama periode ini dipercaya oleh sebagian masyarakat sebagai pertanda kehadiran atau manifestasi arwah leluhur.
26. Hindari berfoto pada tengah malam
Mengambil foto di tempat gelap pada tengah malam dipercaya berisiko menangkap sesuatu yang tidak terlihat oleh mata secara langsung, seperti orbs atau wujud yang dikaitkan dengan dunia gaib.
27. Tutup pintu utama saat malam
Pintu rumah yang dibiarkan terbuka lebar pada malam hari dipercaya dapat menjadi jalan masuk energi negatif.
28. Jaga sikap di sekitar tempat persembahan
Ketika berada di sekitar altar, tempat sembahyang, atau lokasi persembahan, masyarakat yang menjalankan tradisi ini dianjurkan menjaga ucapan dan perilaku sebagai bentuk penghormatan.
Bukan Sekadar Soal Takut Hantu
Beragam pantangan tersebut memang terdengar tidak biasa bagi masyarakat modern. Sebagian bahkan lebih dekat dengan cerita rakyat dan kepercayaan yang berkembang dari generasi ke generasi.
Namun, Bulan Hantu tidak hanya berbicara tentang ketakutan terhadap makhluk gaib.
Di balik berbagai aturan tersebut terdapat pesan mengenai penghormatan kepada leluhur, menjaga sopan santun, dan berhati-hati dalam berperilaku.
Tradisi Zhong Yuan Jie dengan segala ritual dan pantangannya pun terus menjadi bagian dari kekayaan budaya Tionghoa.
Bagi mereka yang menjalaninya, bulan ketujuh bukan sekadar waktu untuk menghindari larangan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang leluhur sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. (Dhiyan Al Ghani)