Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada momen Natal dan Tahun baru batal dilakukan. Namun demikian Polres Purbalingga tetap berencana melakukan rekayasa lalu lintas. Hal itu sebagai antisipasi adanya lonjakan lalu lintas.
Purbalingga, serayunews.com
Kapolres Purbalingga AKBP Era Jhony Kurniawan, Polres tetap berjaga pada momen Nataru. Meskipun belum ada kepastian, buka atau tidaknya objek wisata. Karena pada momen itu diprediksi aktivitas masyarakat akan meningkat.
“Jika tempat wisata diperbolehkan buka, Kapolres berharap pengelola wisata wisata mematuhi aturan yang dipersyaratkan. Termasuk kelengkapan sarana prasarana pendukung penerapan protokol kesehatan,” kata Kapolres, saat rakor Antisipasi Peningkatan Covid-19 Gelombang Ketiga serta Kesiapan Objek Wisata (Obwis) Mengahadapi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Aula Loka Anindhita Mapolres, baru-baru ini.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Rizky Widyo Pratomo mengatakan, menghadapi momen Nataru akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Karena diprediksi akan terjadi kenaikan aktivitas lalu lintas. Rekayasa dilakukan dengan tujuan agar tidak terjadi kepadatan pada titik-titik tertentu.
“Ada tiga titik penyekatan juga, di perbatasan Jompo, Karangreja, dan Bukateja,” kata AKP Rizky.
Penjagaan ketat juga dilakukan di wilayah kota Purbalingga. Karena masih dalam suasana Pandemi, untuk pusat-pusat keramaian akan dilakukan penyekatan di antaranya yaitu area Alun-alun Purbalingga.
“Tentunya untuk area kota, alun-alun akan dilakukan penjagaan juga,” ujarnya.