Rabu, 20 Oktober 2021

Bagaimana Kelanjutan Pembangunan Jembatan Merah Purbalingga? Begini Penjelasan Bupati Tiwi 

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) meninjau jembatan merah yang menghubungkan Desa Pepedan Kecamatan Karangmoncol dan Desa Tegalpingen Kecamatan Pengadengan. Pemkab telah mengalokasikan anggaran perbaikan dan pembangunan di tahun 2022. (Dok istimewa)

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menyampaikan Pemkab Purbalingga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 Miliar untuk perbaikan dan pembangunan jembatan merah agar bisa difungsikan. Namun kepastian tersebut masih menunggu hasil audit.


Purbalingga, serayunews.com

“Kami ingin jembatan tersebut bisa difungsikan. Oleh karena itu perlu ada  perbaikan dan kelanjutan pembangunan.  Kami  sudah alokasikan anggaran di  APBD tahun 2022. Namun saat ini Polda Jateng dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih melakukan audit terkait hasil pembangunan jembatan tersebut. Kami tunggu saja. Jika memang tidak ada masalah, pembangunan akan dilanjutkan,” kata Bupati Tiwi, Rabu (29/9/2021).

Seperti diberitakan, berdasarkan  rekomendasi Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ),  jembatan merah perlu perbaikan agar layak dilalui kendaraan besar dan berat boleh melintas.

Publik Purbalingga menyebutnya jembatan merah karena struktur kerangkanya didominasi warna merah. Jembatan sepanjang 130 meter itu melintang di atas aliran sungai Karang, menghubungkan desa Pepedan di kecamatan Karangmoncol dan Desa Tegalpingen kecamatan Pengadegan. Pembangunannya dilaksanakan tahun 2017 dengan anggaran Rp 28 Miliar.

“Sebenarnya tahun ini sudah kami anggarkan perbaikan dan pembangunan. Namun karena masih ada proses audit dari Polda Jateng dan BPKP makanya belum bisa dilaksanakan. Jika hasil audit sudah keluar dan tidak ada persoalan, maka pembangunan dilanjutkan. Target kami tahun 2022 bisa difungsikan jembatan tersebut,” tandas Tiwi.

Mengenai kapan hasil audit keluar, Tiwi menyampaikan kemungkinan akhir tahun ini. Pihaknya memahami bahwa banyak pertanyaan dari masyarakat terkait difungsikannya jembatan merah. “Kami minta bersabar dulu. Prinsip anggaran sudah dialokasikan. Bagaimanapun jembatan ini sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas warga,” imbuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini