
SERAYUNEWS- Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali disalurkan pemerintah pada Februari 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar resmi.
Informasi terkait pencairan bansos ini ramai beredar di media sosial dan aplikasi pesan instan. Kementerian Sosial menegaskan bahwa BPNT Februari 2026 diberikan per bulan, bukan sekaligus tahunan.
Namun, kurangnya pemahaman masyarakat sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks dan penipuan.
Agar tidak salah informasi, masyarakat diimbau mengecek status penerima BPNT hanya melalui kanal resmi pemerintah. Melansir laman resmi Kemensos berikut Serayunews sajikan ulasannya:
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program bantuan sosial dari pemerintah yang ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu.
Bantuan ini diberikan dalam bentuk saldo non tunai yang dapat dimanfaatkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk membeli bahan pangan pokok melalui e-warong atau mitra resmi yang telah ditunjuk.
Penyaluran BPNT dikelola langsung oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan berbagai mitra penyalur guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan asupan gizi keluarga penerima, sekaligus menjadi bagian penting dari sistem perlindungan sosial nasional dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.
1. BPNT Februari 2026 disalurkan sebesar Rp200.000 per KPM
2. Bantuan diberikan khusus untuk alokasi satu bulan, yaitu Februari
3. Saldo bansos masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
4. Dana tidak dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai
5. Saldo hanya bisa digunakan untuk membeli bahan pangan pokok
6. Jenis Bahan Pangan yang Bisa Dibeli dari BPNT Februari 2026
7. Beras sebagai kebutuhan pangan utama
8. Telur ayam sebagai sumber protein
9. Daging ayam atau ikan sesuai ketersediaan e-warong
10. Kacang-kacangan atau sumber protein nabati
11. Bahan pangan lokal yang ditetapkan pemerintah
Cara Cek Penerima BPNT Februari 2026 Lewat Website Resmi Kemensos
1. Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
2. Pilih wilayah provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa
3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP
4. Isi kode verifikasi yang tersedia
5. Klik menu “Cari Data”
6. Status penerima BPNT Februari 2026 akan ditampilkan
1. Mengklaim BPNT cair jutaan rupiah dalam satu bulan
2. Meminta transfer uang atau biaya administrasi
3. Mengarahkan ke tautan selain website resmi Kemensos
4. Meminta data pribadi seperti PIN, OTP, atau foto KTP
5. Mengatasnamakan petugas bansos tanpa identitas resmi
1. Pastikan data keluarga tercatat di DTKS.
2. Lakukan pendaftaran atau pembaruan data di desa atau kelurahan.
3. Ajukan usulan penerima melalui aplikasi Cek Bansos.
4. Tunggu proses verifikasi dan validasi data.
5. Pantau pengumuman resmi dari Kemensos.
Kementerian Sosial memiliki peran utama dalam menyusun serta memverifikasi data penerima bantuan sosial BPNT 2026 agar tepat sasaran.
Proses penyaluran bantuan dikelola melalui sistem digital yang terintegrasi, sehingga data penerima dapat dipantau secara transparan dan akurat sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Kemensos juga melakukan pengawasan distribusi bantuan untuk mencegah penyimpangan di lapangan.
Pemerintah turut menindak penyebaran hoaks dan praktik penipuan berkedok bansos, sekaligus menyediakan berbagai kanal pengaduan masyarakat sebagai sarana pelaporan apabila ditemukan permasalahan dalam penyaluran BPNT.
BPNT Februari 2026 disalurkan sebesar Rp200.000 per KPM dan hanya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Informasi resmi terkait bansos ini hanya bersumber dari Kementerian Sosial dan kanal pemerintah.
Dengan memahami besaran bantuan dan cara cek yang benar, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya pada informasi palsu serta terhindar dari praktik penipuan yang merugikan.