Kamis, 11 Agustus 2022

Festival Anak Desa, Ajang Unjuk Gigi Pegiat Seni dan Budaya di Pagerandong Purbalingga

Pengunjung Festival Anak Desa 2022 melihat karya-karya yang ditampilkan pada event tersebut, Sabtu (08/01/2022). (Amin)

Jauh dari pusat kota bukan berarti menjadi penghalang bagi anak-anak desa berkreativitas. Seperti dilakukan oleh para pegiat seni dan budaya desa. Acara ini mengusung tema ‘Festival Anak Desa 2022’ dan puluhan pegiat seni dan budaya turut menampilkan kemampuannya.


Purbalingga, serayunews.com

Ketua Festival Anak Desa, Nur Said menjelaskan, Festival Anak Desa 2022 digelar di Umah Suwung yang berada di Desa Pagerandong, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga 5-9 Januari 2022.

Baca juga  Sekda Purbalingga Ajak SKPD Optimalkan Penggunakan Produk Dalam Negeri

Event kreatif ini menampilkan aksi anak-anak dari berbagai desa. Beragam kegiatan yang mengisi di antaranya lomba baca geguritan, lomba tari tradisional, lomba rebana dan lomba tilawah. Ada juga lomba karawitan, lomba melukis, pertunjukan seni hingga pameran seni rupa “Rupane Desa” di Umah Suwung.

“Ada juga festival ini juga menggelar workshop sablon cukil, workshop gelas bambu, workshop dalang jemblung serta sarasehan bertema Ajining Bangsa Saka Desa,” katanya.

Said menjelaskan bahwa Festival Anak Desa menjadi salah satu cara masyarakat desa menampilkan potensi dan kemampuannya. Desa menjadi identitas yang sering dipandang sebagai komunitas masyarakat yang identik dengan keterbelakangan dan kemiskinan.

Baca juga  Purbalingga Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak, Ini Kata Bupati Tiwi

“Selama ini desa terus menjadi objek dari berbagai program tanpa melihat unsur-unsur lokalitas yang ada di dalamnya,” ujar Said.

Festival Anak Desa 2022 berusaha menjaring dan menampilkan potensi anak desa. Setidaknya ada anak-anak dari delapan desa yang terlibat festival tahunan ini. Baik sebagai panitia maupun peserta.

“Tadinya festival ini hanya lingkup Desa Pagerandong. Tapi tahun ini bisa menjadi perayaan anak-anak di Kecamatan Kaligondang,” jelas Said.

Salah satu pengunjung, Bangkit Wismo mengapresiasi hadirnya kreativitas anak-anak desa di Festival Anak Desa 2022.

Baca juga  Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Suami Istri Renta di Gunungwuled Purbalingga Butuh Uluran Tangan

“Karya yang tampil di festival ini menunjukkan banyak potensi di desa,” kata Bangkit.

Potensi seni dan budaya di desa bahkan dinilainya bisa dikemas sebagai atraksi wisata yang unik.

“Apalagi Kecamatan Kaligondang bisa dibilang sebagai kandangnya para seniman,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini