Selasa, 28 September 2021

Inovasi Polres Banjarnegara, Penyemprotan Disinfektan Pakai Motor

Alat penyemprot cairan disinfektan menggunakna sepeda motor. (Maula Asadillah)

Peningkatan kasus Covid-19 masih saja terjadi. Sebagai upaya pencegahan, selain melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, Polres Banjarnegara juga melakukan inovasi dengan menambahkan alat penyemprotan disinfektan dengan menggunakan sepeda motor.


Banjarnegara, serayunews.com

Terobosan baru dalam penyemprotan disinvektan dengan menggunakan sepeda motor ini dilakukan untuk menjangkau beberapa daerah yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat. Hal ini diharapkan mampu menekan laju penyebaran Covid-19 di wilayah Banjarnegara.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto mengatakan, inovasi dibuat dengan memanfaatkan sepeda motor Bhabinkamtibmas dan ojek online yang dilengkapi semprot disinfektan.

“Motor Bhabinkamtibmas dimodifikasi dengan dipasang alat semprot disinfektan yang diletakan pada boks bagian belakang sepeda motor,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan menjaga masyarakat agar selalu sehat dan aman, khususnya pada masa pandemi Covid-19. Sepeda motor yang sudah dipasang alat nantinya akan digunakan oleh Bhabinkamtibmas pada saat pelaksanaan tugas di desa binaanya sekaligus melakukan penyemprotan.

“Penggunaan sepeda motor ini bisa mejangkau wilayah yang lebih luas, sehingga keberadaanya bisa melakukan penyemprotan di zona tertentu. Motor juga bisa masuk gang kecil yang tidak terjangkau mobil untuk melakulan penyemprotan,” katanya.

Dikatakannya, cara kerja Motor Semprot Disinfektan adalah dengan cara jerigen yang sudah diisi air disinfektan disambungkan dengan slang ke mesin dinamo sprayer elektrik. Keduanya dimasukkan di boks motor belakang. Sedangkan arus listrik untuk menghidupkan mesin dinamo.

“Kita kasih saklar untuk menghidupkan dan mematikan dinamo, ketika saklar dihidupkan maka air disinfektan akan menyembur,” ujarnya.

Baca juga Alun-alun Banjarnegara Ditutup Mulai Pukul 16.00 WIB, Ini Alasannya

Berita Terkait

Berita Terkini