Rabu, 20 Oktober 2021

Jalur Ekstren, Tim Pengawasan dan Evaluasi Tinjau Pelaksanaan TMMD di Pegedongan dengan Jeep

Tim pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD di Pegedongan sedang meninjau lokasi menggunakan mobil jeep. (Maula Asadillah)

Pelaksanaan TMMD Reguler 111 di Desa Kebutuh Jurang Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara yang memiliki target membangun jalan tembus masih berlangsung. Kondisi jalan yang ekstrem membuat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Brigjend TNI Bahman harus melakukan offroad dengan menggunakan jeep saat melakukan tinjauan lokasi pada Rabu (7/7/2021).


Banjarnegara, serayunews.com

Didampingi oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Kasrem 071 Wijayakusuma Let Kav Kristiyanto, dan Dandim 0704 Banjarnegara Sujeidi Faisal, tim Masev melakukan peninjauan terkait target pembangunan TMMD reguler 111. Selain itu melihat langsung pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) yang merupakan bagian dari program tersebut.

Jalur yang ekstrem membuat semangat prajurit TNI berlipat. Sebab kegiatan TMMD ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

“Ini merupakan bukti kecintaannya TNI terhadap masyarakat melalui pembangunan di wilayah yang tertinggal,” kata Brigjend TNI Bahman.

Meski belum selesai, dia menilai bahwa pelaksanaan TMMD regular 111 di Desa Kebutuh Jurang ini sangat tepat dengan kualitas yang bagus. Apalagi target yang sedang dibangun melalui program ini akan sangat membantu masyarakat di wilayah.

“Kami ucapkan terima kasih pada semua pihak, progres, dan kualitas pembangunannya baik sekali, mari kita jaga bersama, jika sudah selesai nanti, dan ada kerusakan segera ditangani, sehingga usia dari hasil pembangunan ini semakin panjang dan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat,” katanya.

Menurutnya, program TMMD merupakan satu upaya dalam menggugah pemberdayaan semua potensi yang ada, mulai dari geografi, demografi, maupun kondisi sosial menjadi potensi pertahanan, termasuk di dalamnya aspek ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan maupun aspek-aspek berpengaruh lainnya.
Sementara itu, Dandim 0704 Banjarnegara Sujeidi Faisal mengatakan, pekerjaan terus dikebut guna mempercepat penyelesaian pembangunan sebelum TMMD ditutup tanggal 15 Juli 2021.

Sasaran fisik TMMD Reguler ke-111 yang dilakukan oleh Kodim 0704 Banjarnegara meliputi pengecoran jalan sepanjang 1.926 meter dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 6 Unit dari program TMMD.

“Untuk pembangunan jalan tinggal 500 meter lagi, sedang RLTH sudah mencapai 70 persen lebih,” katanya.

Tidak hanya sasaran fisik, pelaksanaan TMMD juga melakukan kegiatan non fisik seperti penyuluhan tentang pernikahan dini, hukum, pengembangan UKM, penanganan bencana dan memberikan wawasan kebangsaan sebagai upaya menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat kepada NKRI.

“Dengan terlaksananya sasaran sasaran fisik maupun non fisik yang dilakukan oleh Kodim 0704/Banjarnegara pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-111 dapat membantu meringankan beban masyarakat dan meningkatkan perekonomian khususnya pada masa pandemi Covid-19,” harapnya.

Baca juga Mobil Remuk Setelah Hantam Truk di Bawang Banjarnegara, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Berita Terkini