Kamis, 21 Oktober 2021

Loka POM Banyumas Laksanakan Monitoring Vaksin COVID-19 di Pulau-Pulau Terluar Indonesia

Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Banyumas bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap melaksanakan Monitoring Pengawasan Vaksin COVID-19 di Kabupaten Cilacap. (Irfan)

Salah satu bentuk dukungan Badan POM sesuai dengan tugas pokok fungsi adalah melakukan pengawalan dan pendampingan pasca persetujuan penggunaan Vaksin Covid-19.


Cilacap, serayunews.com

Sehubungan dengan hal tersebut, Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Banyumas bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap melaksanakan Monitoring Pengawasan Vaksin COVID-19 di beberapa Poliklinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan serta Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kampung Laut, Kabupaten Cilacap pada Senin-Selasa, 6-7 September 2021.

Kepala Loka POM Banyumas Suliyanto mengatakan, kegiatan pada hari pertama merupakan monitoring pengawasan, dilakukan pengecekan Poliklinik Lapas Batu (Lapas High Risk) Nusakambangan yakni wawancara terkait kegiatan vaksinasi di lapas, penyimpanan, dan distribusi obat ke napi Lapas Batu.

“Monitoring dilanjutkan dengan kegiatan pengawasan vaksin COVID-19 di Poliklinik Lapas Permisan (Lapas Medium Risk) dan kunjungan ke Galeri Wijayakusuma tempat hasil karya napi binaan Lapas Permisan,” katanya kepada serayunews.com, Jumat (17/9/2021).

Adapun kegiatan monitoring pengawasan hari kedua, lanjutnya, dilakukan di Puskesmas Kampung Laut pada sarana pelayanan kefarmasian dan juga program Vaksinasi COVID-19. Pengawasan pada Puskesmas Kampung Laut, merupakan pengawasan sarana pelayanan kefarmasian kedua setelah pengawasan pertama dilakukan satu tahun sebelumnya.

“Kegiatan Monitoring Pengawasan Vaksin COVID-19 tersebut adalah bagian dari silaturahmi dan perkenalan bahwa kehadiran Loka POM di Kabupaten Banyumas di pulau terluar ini adalah komitmen untuk menjaga peredaran Obat dan Makanan di seluruh catchtment area kami,” tuturnya.

Setelah dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesiapan program vaksinasi COVID-19 termasuk kesiapsiagaan terhadap titik kritis sepanjang rantai distribusi vaksin.

Berita Terkait

Berita Terkini