Sabtu, 8 Oktober 2022

Makam Pak Kasur dan Bu Kasur, Dipindahkan dari Kaliori Banyumas ke Tanah Kelahirannya di Purbalingga

Komplek Pemakaman Sedino Lelayu, Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Minggu (18/09/2022). (Foto: Amin Wahyudi)

Lagu Balonku, Kebunku, dan Naik Delman, pastinya masih terdengar akrab di telinga hampiur seluruh orang Indonesia. Lagu-lagu itu merupakan karya Soerjono atau lebih ngetop dengan sapaan Pak Kasur, pencipta lagu anak-anak kelahiran Purbalingga, 26 Juli 1912.


Purbalingga, serayunews.com

Pak Soerjono atau Pak Kasur, merupakan sosok yang memiliki banyak keterlibatan pada dunia pendidikan Indonesia. Tidak hanya menciptakan ratusan lagu anak-anak, dia dan istrinya, Bu Kasur, bahkan mendirikan taman kanak-kanak karena kecintaannya terhadap dunia anak.

Belum lama ini, makam Pak Kasur dan Bu Kasur yang ada di Kaliori, Banyumas, dipindahkan ke Purbalingga.

Makam kedua tokoh besar tersebut, kini dipindahkan ke tanah kelahirannya, di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga.

Kades Serayu Larangan, Fajar Prasetio Utomo mengatakan, proses pemindahan itu pada, Sabtu (17/09/2022) lalu, atas kesepakatan dari pihak keluarga besarnya.

“Pak Kasur itu asli Serayu Larangan, pemindahan makamnya kemarin, tepatnya pukul 13.00 WIB,” kata Fajar Prasetio Utomo, Minggu (18/9/2022).

Menurut keluarga besar Pak Kasur yang diketahui Fajar, pemindahan karena ingin mendekatkan makam dengan keluarga besar di Desa Serayu Larangan.

“Alasannya sesuai informasi dari keluarga besar, lebih mendekatkan dengan keluarga besar dan memudahkan perawatannya,” ujarnya

Kades yang akrab disapa Tio ini mengatakan, makam Pak Kasur dan Bu Kasur dipindahkan ke kompleks pemakaman Sasono Lelayu.

“Di situ juga ada makam bapak dan ibunya Pak Kasur dan bapak ibunya Bu Kasur,” ujarnya.

Pemdes Serayu Larangan mengaku, senang dengan pemindahan makam itu. Karena dua tokoh itu, merupakan orang berjasa dalam dunia pendidikan anak di Indonesia.

“Kami tentu bangga memiliki tokoh nasional yang kelahiran asli desa ini. Apalagi desa kami merupakan desa wisata, ke depan kami juga berencana membuat mini museum Pak Kasur,” kata dia.

Berita Terpopuler

Berita Terkini