Jumat, 24 September 2021

Pensiunan Guru SMP Tewas di Pantai Ketapang Indah Binangun, Ditemukan Tanda Kekerasan di Kaki

Warga Desa Sidaurip Kecamatan Binangun digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang terbaring tak bernyawa di area Pantai Ketapang Indah Desa Sidaurip Binangun, Selasa (27/07) pagi. Belum diketahui penyebab pasti meninggalnya korban, namun ada tanda kekerasan pada kaki bagian belakang korban.


Binangun, serayunews.com

Berdasarkan informasi, diketahui identitas korban bernama Karmin (59) pensiunan guru SMP N 2 Binangun yang beralamat di Jl Bintaro RT 04 RW 02 Desa Alangamba Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, yang sebelumnya dikabarkan pamit pergi dari rumah menggunakan sepeda motor.

Menurut keterangan Satiman (45) warga Dusun Sidaurip RT 11 RW 02 Desa Sidaurip Kecamatan Binangun menyampaikan, pada Selasa (27/07) pagi sekitar pukul 05.30 WIB dirinya seperti biasa melakukan aktifitas menderes kelapa di area Pantai Ketapang Indah, tiba-tiba dia melihat  seorang laki laki dalam keadaan posisi tertidur tengadah tidak bergerak.

“Awalnya saya kira itu orang tidur, setelah saya cek ternyata kondisinya sudah tidak bernafas. Setelah itu, saya  langsung menghubungi teman saya Bustaman yang datang bersama warganya lainya untuk melihat ke lokasi kejadian bahwa benar ada jenazah seorang laki laki,” ujarnya.

Selanjutnya, setelah mengatahui ada mayat yang tergelatak di area pantai tersebut,  Kepala Dusun setempat langsung menghubungi Babinsa Sidaurip dan piket Polsek Binangun untuk melaporkan kejadian tersebut.

Mendengar laporan tersebut, Babinsa Sidaurip Koramil 04 Binangun Serka Daryadi beserta Bhabinkamtibmas Polsek Binangun meluncur ke TKP. Setelah sampai di TKP dilakukan pengecekan bersama Tim Medis Puskesmas Binangun untuk memastikan bahwa benar pensiunan guru tersebut sudah meninggal dunia.

Menurut keterangan Babinsa Serka Daryadi yang berada di TKP  mengatakan, bahwa terdapat kejanggalan pada kematian korban di area Pantai Ketapang Indah. Hal ini dapat dilihat dari temuan tanda-tanda kekerasan di belakang kaki korban.

“Terkait identitas korban ini dibenarkan saksi Dwi (Kadus) yang merupakan anak kandung korban. Ia mengakui benar bahwa mayat tersebut adalah bapaknya yang diketahui pergi pamit dari rumah  dengan menggunakan sepeda motor yamaha mio dan akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Selanjutnya, jenazah korban di bawa ke Puskesmas Binangun guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian terkait kematian korban saat ini  masih dilakukan penyelidikan oleh petugas kepolisian dari Polsek Binangun.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini