Sabtu, 8 Oktober 2022

Ribuan Honorer di Purbalingga Harap-harap Cemas, Tahun 2023 Pemerintah Hapus Status Honorer

Foto Ilustrasi

Para tenaga kerja honorer di Kabupaten Purbalingga tengah harap-harap cemas. Pasalnya, sesuai kebijakan Pemerintah pusat, tahun 2023 status honorer di pemerintahan akan dihapus.


Purbalingga, serayunews.com

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Purbalingga, Heriyanto. Sebab, apa yang menjadi kebijakan Pemerintah pusat, Pemerintah Daerah (Pemda) akan mengikutinya.

“Ya normatif kita mengikuti kebijakan pemerintah pusat,” kata Heri, Senin (24/01/2022).

Jumlah tenaga honorer di tahun ini mencapai 5000 orang. Pemkab saat ini sedang mulai melakukan pendataan secara pasti. Sehingga bisa mulai mempersiapkan langkah antisipasi ke depannya.

“Tahun ini kisaran 5000, sedang proses pendataan, belum selesai. Sambil menunggu proses rekrutmen P3K guru, masih ada tahap ke 3,” kata dia.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, adanya kebijakan penghapusan tenaga honorer, nantinya hanya akan ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kedua status tersebut disebut dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Mestinya begitu, ketika honorer tidak ada, akan mempermudah untuk rekrutmen menjadi PNS,” kata dia.

Diketahui, beberapa pekerjaan di instansi pemerintahan, seperti petugas keamanan dan kebersihan, nantinya akan dipenuhi melalui tenaga alihdaya melalui pihak ketiga atau pekerja outsourcing. Biaya akan masuk biaya umum, bukan biaya gaji.

Berita Terpopuler

Berita Terkini