Selasa, 24 Mei 2022

Tempat Wisata di Banjarnegara Ini, Pasang Harga Murah Lho

Libur Lebaran 1442 banjarnegara, wisata banjarnegara, serayunews, serayu news, berita terkini, berita hari ini
Meski sudah memasuki akhir pekan libur lebaran, sejumlah objek wisata di Banjarnegara masih sepi pengunjung. Penurunan jumlah wisatawan libur lebaran ini turun hingga lebih dari 60 persen dibanding libur lebaran sebelumnya (dok istimewa)

Libur Lebaran 1442 H ini sejumlah objek wisata di Banjarnegara menawarkan paket khusus, mulai dari potongan harga hingga pilihan tempat yang aman dan nyaman bagi keluarga dalam berwisata di tengah pandemi Covid 19.


Banjarnegara, serayunews.com

Sejumlah objek wisata di Banjarnegara memberikan penawaran khusus bagi calon wisatawan yang ingin berkunjung ke Banjarnegara, mulai dari diskon hingga pelayanan ekstra. Hal ini tidak lepas dari upaya pengelola objek wisata dalam menarik pengunjung yang ingin menikmati libur Lebaran tahun ini.

Baca juga  Ngeyel, Satpol PP Banjarnegara Kembali Grebeg Home Industri Miras

Manager The Pikas Adventure Banjarnegara bahkan memberikan diskon khusus bagi mereka yang memiliki BPJS ketenagakeraan, mulai dari diskon 15 persen all item hingga tambahan sumpelen sebagai penambah imunitas.

“Ada diskon khusus, bahkan untuk paintball kita juga melayani anak-anak. Hanya saja untuk anak-anak tidak saling tembak, tetapi membidik target. Untuk tarif paintball kita ada paket Rp 85 ribu per orang dan Rp 25 ribu untuk anak-anak,” katanya.

Selain itu, tarif arung jeram juga memberikan diskon khusus dari harga normal Rp 120 ribu per orang mendapatkan potongan 15 persen ditambah dengan welcome dring serta kelapa muda.

Baca juga  150 ribu Lebih Wisatawan Serbu Purbalingga Selama Libur Lebaran

“Untuk Lebaran ini memang ada penurunan jumlah wisatawan yang signifikan. Hal ini karena adanya larangan mudik serta libur Lebaran yang cukup singkat,” ujarnya.

Menurutnya, karena dalam masa pandemi, seluruh kegiatan objek wisata mendapatkan pengawalan ketat dari tim satgas objek wisata, mulai dari pengecekan suhu tubuh calon wisatawan saat masuk lokasi, cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, hingga pembatasan jumlah wisatawan yang masuk dalam satu objek.

Dengan kondisi ini, sudah barang tentu berimbas pada pendapatan di sejumlah objek wisata. Untuk itu para pengelola mengharapkan wabah ini segera berakhir. Sehingga seluruh kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan normal. Begitu juga dengan perekonomian khususnya dunia wisata yang ikut terkena imbas dari pembatasan kegiatan masyarakat ini.

Berita Terkait

Berita Terkini