Senin, 18 Oktober 2021

Tiga Nelayan Penjaring Ikan Ditelan Ombak Pantai Sumberjati, 2 Hilang 1 Selamat

Tim sar dalam proses evakuasi. (Dok basarnas Cilacap)

Tiga orang nelayan dikabarkan terseret ombak saat menjaring ikan di Pantai Sumberjati Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen, Sabtu (02/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Dari kejadian itu dua orang dikabarkan hilang dan satu orang selamat.


Kebumen, serayunews.com

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap I Nyoman Sidakarya menyampaikan, bahwa korban tenggelam bernama Sofyan Sauri (55) Warga RT 001 RW 003 Desa Sumberjati Kecamatan  Ambal Kabupaten Kebumen dan Mugiono (32) Warga RT 003 RW 004 Desa Sumberjati Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen.

Sedangkan korban selamat (saksi kejadian) bernama Jumiko (43) warga RT 03 RW 04 Desa Sumberjati Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen.

Nyoman mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari Untung (BPBD Kebumen) pada Sabtu (02/10) sekitar pukul 12.00 WIB ke regu piket, bahwa telah terjadi seorang nelayan sedang mencari ikan kemudian tenggelam.

“Seteleh mengetahui informasi tersebut kita langsung memberangkatkan satu regu untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian beserta peralatan lengkap dan estimasi waktu sampai lokasi sekitar dua jam tiga puluh menit,” ujar Nyoman.

Menurut Nyoman, berdasar laporan yang diterimanya, kejadian bermula saat ketiga nelayan yakni Sofyan dan Jumiko sedang memasukkan jaring ke tengah laut sedangkan  Mugiyono memegang tali jaring di belakang, beberapa saat kemudian Sofyan melepas jaring dan Jumiko mengambil tali tambang di darat.

“Setelah jaring sudah masuk dan dikondisikan oleh Sofyan dan Mugiono tiba-tiba ada tali yang menyangkut kaki kanan Sofyan dan terseret ke tengah laut,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut Mugiono dan Jumiko langsung menahan dan mencoba menarik ke darat, karena kuatnya arus ke dua orang tersebut tidak kuat dan akhirnya terlepas, tetapi naas ada tali yang menyangkut di tangan  Mugiono, sehingga korbanpun ikut terseret ke tengah laut. Melihat hal tersebut kemudian Jumiko langsung mencari pertolongan ke warga sekitar dan pihak berwajib.

“Pencarian kita lakukan dengan melakukan penyisiran darat ke arah barat dan timur dan pemantauan di sekitar lokasi kejadian, untuk pencarian laut kita belum lakukan mengingat untuk ombak pantai selatan sedang tinggi,” ujar Nyoman.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini